MENU TUTUP

PaKar DKR Jadi Tempat Model Beraksi, Tiket Bakal Cetak Tambahan

Ahad, 14 Februari 2021 | 11:35:33 WIB
PaKar DKR Jadi Tempat Model Beraksi, Tiket Bakal Cetak Tambahan Modeling Riau Vivishafira yang masih menuntut ilmu di UIR di fakultas hukum, dan Annisa Habibah mahasiwa Hukum di UR

PEKANBARU- Ketua Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Riau (DKR) Fahrozi, tersenyum bangga. Betapa tidak, dua model berhijab "beraksi" pada sejumlah lukisan seniman Riau yang terhimpun dalam helat Pajang Karya (Pakar) di Art Space, Sabtu (13/02/2021).

"Alhamdulillah, PaKar selain dikunjungi masyarakat pecinta seni rupa maupun masyarakat sekedar ingin tau PaKar, juga menjadi tempat para model untuk berfoto," ucap Fahrozi.

Dua modeling Riau Vivishafira yang masih menuntut ilmu di UIR di fakultas hukum, dan Annisa Habibah mahasiwa Hukum di UR, kepada wartawan mengaku, mereka sengaja mengambil latar belakang pemotretan lukisan yang terpajang pada PaKar DKR.

"Selain kami ingin tau seperti apa karya seniman perupa di Riau, hal ini juga merupakan apresiasi kami terhadap DKR. Lukisannya bagus-bagus, milenial banget," ucap Vivi.

"Inilah harapan kami, dengan adanya model berfoto di sini dan adanya kunjungan Gubernur Riau Pak Syamsuar, sehingga PaKar semakin luas dikenal orang. Tentunya kami juga mengucapkan terima kasih kepada kawan-kawan wartawan yang sudah membantu kami dengan pemberitaannya," kata Ketua Umum DKR Taufik Hidayat. 

Ketum DKR yang biasa disapa Atan Lasak itu membeberkan, semula target pengunjung hanya 200 orang dengan tiket masuk Rp 10 ribu, namun setelah seminggu PaKaR berlangsung pengujung yang datang sudah mencapai 150 orang lebih. 

"Sesuai rencana, karena PaKar masih berlangsung hingga tanggal 20 Februari 2021 mendatang, kami akan mencetak tiket tambahan agar bisa menampung keinginan masyarakat untuk melihat PaKar," ucap Atan Lasak.

Atan Lasak juga menyebutkan, dari 13 karya perupa seniman Riau yang dipajang, tiga lukisan sudah terjual. "Insya Allah, berikutnya akan ada kolektor yang mengambil lukisan di PaKar. Mereka sudah bicara sama kita, hanya menunggu waktu saja lagi," katanya. (MCR/Fik)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat