MENU TUTUP

BRK Terus Didorong Gesa Proses Konversi ke Syariah

Rabu, 10 November 2021 | 08:22:35 WIB
BRK Terus Didorong Gesa Proses Konversi ke Syariah

GENTAONLINE.COM - Berbagai pihak terus mendorong proses konversi Bank Riau Kepri (BRK) menuju Syariah yang semula dijadwalkan pada April tahun ini untuk rampung pada akhir tahun 2021 ini.

Salah satunya dorongan datang dari Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil. Ditemui di Pekanbaru, Bupati Adil mendorong Direktur Bank Riau Kepri untuk bergerak cepat melakukan konversi ke Syariah sebagaimana yang sudah ditargetkan.

Untuk diketahui Kabupaten Meranti sebagai pemegang saham di BRK Rp60 Miliar, setiap tahunnya menerima dividen sebesar Rp15 Miliar.

"Kita terus mendorong ya. Intinya itukan tinggal nunggu waktu (proses konversi)," kata Adil.

Adil juga mengingatkan konversi ini tidak perlu ditunggu lama, pasalnya dukungan juga sudah dilakukan termasuk dari DPRD Riau yang membuat Perda.

"Artinya kalau sudah dianggarkan, dan dipersiapkan, Bank Riau Kepri kita dorong cepat bergerak," cakap Adil lagi.

Sementara itu, dorongan serupa juga datang dari Komisi III DPRD Riau. Anggota Komisi III DPRD Riau Sugeng Pranoto mengataka¿ pihaknya berharap, pada 15 November 2021 syarat terakhir yang diminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bisa dipenuhi.

"OJK juga diharapkan tidak ada hambatan lagi," kata Sugeng.

Politisi PDIP ini mengatakan, setelah ada rekomendasi dari Otoritas Jasa Keuangan, maka berikutnya dikembalikan ke Pemerintah dan DPRD Riau untuk selanjutnya tinggal dua hal yakni melengkapi kepengurusan BRK dan disahkannya di Paripurna.

"Saya rasa tidak akan mundur lagi, kita juga minta sebelum 15 November, OJK mau berkunjung ke Pekanbaru untuk memastikan langkah yang diminta OJK berjalan sesuai dengan yang disarankan," tukas Sugeng.(ckc)

 
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan