MENU TUTUP

Relawan Jokowi Minta Menteri Diduga Terlibat Bisnis PCR Mundur

Sabtu, 13 November 2021 | 07:49:57 WIB
Relawan Jokowi Minta Menteri Diduga Terlibat Bisnis PCR Mundur

GENTAONLINE.COM - Menteri Kabinet Indonesia Maju yang diduga terlibat dalam bisnis alat kesehatan dalam hal ini tes polymerase chain reaction (PCR) harus mundur dari pemerintahan.

Demikian disampaikan Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer saat berbincang sesaat lalu di Jakarta, Jumat malam (12/11).  

"Ya kan ada Menteri yang coba minta polemik PCR ini dihentikan, kita juga minta agar Menteri tersebut untuk diberhentikan juga dari jabatannya," tegasnya.


"Saya tidak mau nyebut nama. Itu sebenarnya udah terang-benderang sebenernya. Kita minta Menteri yang bersangkuta untuk turun, mundur," tegasnya lagi.

Aktivis 1998 ini tidak ingin kepemimpinan Jokowi-Maruf Amin dinodai oleh kasus-kasus yang justru bisa menciderai bagusnya kepemimpinan Jokowi.


"Yang harus diberhentikan itu bukan polemiknya tetapi Menterinya yang harus dihentikan dari pestapora mereka!" imbuhnya menegaskan.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat