MENU TUTUP

Gubri Tak Percaya Realisasi APBD 2019 Masih di Bawah 80 Persen

Kamis, 05 Desember 2019 | 09:30:12 WIB
Gubri Tak Percaya Realisasi APBD 2019 Masih di Bawah 80 Persen

GENTA - Gubernur Riau Syamsuar tak percaya realiasasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2019 sampai akhir November masih di bawah 80 persen. Dimana progres keuangan baru 68,2 persen dan fisik 75 persen.

"Dari mana dapat info? Yang 75 persen itu apa Belum tahu, nanti saya cek, saya tak percaya itu laporan bulan November," kata Gubri Syamsuar kepada awak media, Rabu (4/12/2019) di kantor Gubernur Riau.

Karenanya, Gubri akan mempertanyakan kembali laporan realisasi APBD 2019 kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mengecek kebenaran realisasi APBD 2019 sudah sejauh mana.

"Itu laporan harus ditanya lagi bulan berapa terakhir laporan. Kan bisa saja laporan bulan Agustus atau September. Nanti saya cek dulu. Sebab saya sudah tahu kerja orang ini (OPD) selalu terlambat laporan, sebab laporan ini menyangkut PPTK dan stafnya. Saya tak bisa komentari dulu, sebab kerja mereka begitu," cakapnya.

Diberitakan sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Setdaprov Riau, Indra SE mengatakan realisasi APBD Riau untuk keuangan 68,2 persen dan fisik 75 persen.

Meski begitu Indra mengatakan, saat ini realisasi APBD masih berproses di OPD masing-masing. Dengan realisasi itu, pihaknya akan terus mendorong agar realisasi APBD sesuai yang diharapan bisa di atas 90 persen.

"Makanya kita mendorong teman-teman OPD dengan sisa waktu yang ada ini supaya menggesa terkait kegiatan-kegiatan yang belum selesai," pintanya.

Kemudian Indra juga meminta OPD membuat langkah dan upaya apa untuk mengejar target realisasi. Misalnya dengan sisa waktu ini ada penambahan jam kerja untuk pekerjaan yang sifatnya kontruksi.

"Kan langkah-langkah itu bisa dilakukan untuk mengejar realisasi. Tapi untuk kegiatan yang sifatnya kontruksi masih masa kontrak. Kita harap ketika berakhir masa kontrak, target realisasi sesuai yang kita harapkan," tukasnya.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat