MENU TUTUP

Empat Calon Dewas KPK Sudah Merapat Ke Istana, Taufiqurrahman Ruki Belum Terlihat

Jumat, 20 Desember 2019 | 14:01:06 WIB
Empat Calon Dewas KPK Sudah Merapat Ke Istana, Taufiqurrahman Ruki Belum Terlihat

GENTAONLINE.COM - Presiden Joko Widodo akan melantik komisioner dan dewan pengawas (Dewas) KPK periode 2019-2023, di Istana Negara Jakarta, Jumat (20/12), pukul 14.30 WIB.

Lima komisiner KPK yang akan dilantik adalah: Firli Bahuri (ketua) dan empat wakil ketua yakni, Nawawi Pomolango, Lili Pintauli Siregar, Nurul Ghufron dan Alexander Marwata.

Adapun lima Dewas KPK akan dumumkan hari ini, dan langsung dilantik bersamaan dengan komisiner KPK. Informasi yang beredar, lima Dewas KPK yang akan dilantik itu adalah, Taufiqurrahman Ruki, Harjono, Artidjo Alkostar, Syamsuddin Haris, dan Albertina Ho.

Hingga saat ini, Harjono, Artidjo Alkostar, Syamsuddin Haris, dan Albertina Ho sudah tiba di Istana. Sementara Taufiqurrahman Ruki yang disebut-sebut akan menduduki jabatan Ketua Dewas KPK, belum terlihat.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar