MENU TUTUP

Datang ke Dewan Pers, PDIP: Kami tidak Ancam Kebebasan Pers

Jumat, 17 Januari 2020 | 14:18:15 WIB
Datang ke Dewan Pers, PDIP: Kami tidak Ancam Kebebasan Pers

 GENTAONLINE.COM --  Tim Hukum PDIP hari ini menyambangi Kantor Dewan Pers, Jakarta. Anggota Tim Hukum PDIP I Wayan Sudirta menegaskan kedatangan pihaknya ke Dewan Pers bukan untuk mengancam kebebasan pers.

"Saya datang ke sini untuk berkonsultasi agar langkah kami itu tepat, tepat dimata dewan pers, tepat di mata PDI, dan tepat di masyarakat supaya tidak ada sedikitpun yang kami kerjakan itu mengganggu kenyamanan semua pihak," kata kuasa hukum I Wayan Sudirta di kantor Dewan Pers, Jumat (17/1).

Wayan mengatakan PDIP tidak bermasalah dengan media mana pun. Meskpin PDIP merasa dirugikan dan dipojokan oleh pemberitaan atas peristiwa yang beberapa hari ini. "PDIP sangat dirugikan demikian rupa, tapi toh kami harus mengulang-ngulang, kami tidak sedang mengancam kebebasan pers karena PDIP ingin bersahabat dengan seluruh komponen pers," ujarnya.

Menurutnya kedatangan tim hukum PDIP pagi tadi dengan harapan media bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan khitahnya.  Sudirta mengatakan, tim hukum PDIP meminta jaminan kepada Dewan Pers agar pemberitaan yang ada selama ini tidak merugikan kepentingan publik, khususnya kepentingan publik di lingkungan anggota partai dari PDIP. Ia berharap agar tidak ada lagi berita bohong yang tidak terkonfirmasi.

"Kami merasakan kok konfirmasi ke kami ini sangat kering kalau dikatakan tidak. Padahal salah satu roh dan semangat pers agar berita berimbang adalah konfirmasi," ujarnya. (rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan