MENU TUTUP

Anggota DPR RI Achmad Bagikan 1500 Paket Sembako di Rohul dan Pekanbaru

Sabtu, 25 April 2020 | 09:40:06 WIB
Anggota DPR RI Achmad Bagikan 1500 Paket Sembako di Rohul dan Pekanbaru

GENTAONLINE.COM - Ketua Forum Komunikasi DPR RI Dapil Riau, Achmad mengatakan seluruh anggota DPR RI dari Riau sudah bergerak membantu rakyat yang saat ini mengalami kegelisahan di tengah badai wabah Covid-19. 

Mantan Bupati Rohul dua periode ini mengatakan, seluruh anggota DPR RI sudah bergerak baik melalui jalur partai maupun bergerak perorangan, dan tentunya debegan cara masing-masing. 

Diakui Achmad memang sampai hari ini belum ada bantuan yang diberikan kepada masyarakat atas nama DPR RI dapil Riau, karena semua sudah berkoordinasi dengan partainya masing-masing.

Achmad sendiri sejauh ini melakukan berbagai aksi nyata membantu masyarakat mulai dari penyemprotan disinfektan, pembagian masker hingga pemberian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan..

Bantuan sembako ini, dikatakan Achmad, merupakan bentuk perwujudan dari perintah partai yang menyebut bahwa harapan rakyat adalah perjuangan Demokrat. Pasalnya, sampai hari ini masyarakat masih mengharapkan bantuan sembako dari pemerintah.

"Penyaluran bantuan dari pemerintah kan belum sampai, sementara mereka juga harus tetap memenuhi kebutuhan hidup, makanya kita berikan dulu bantuan sembako ini, supaya beban mereka agak ringan," kata Achmad, Jumat, 24 April 2020. 

Bantuan dari pemerintah yang ia maksud ialah bantuan sembako, Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan lainnya yang berasal dari APBD provinsi dan Kabupaten/kota. 

Adapun sembako sudah dibagikan di dua kabupaten kota yakni Rokan Hulu yang merupakan tempat Achmad mengabdikan diri sebagai Bupati dua periode dan Pekanbaru yang tengah melaksanakan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

"Hari Rabu kita bagikan di Rohul 1000 paket sembak dan 10 ribu masker, kemarin hari Kamis kita bagikan 500 paket sembako di Pekanbaru dan 10 ribu masker juga," ujar Achmad.

Saat ini, tambah Achmad, seluruh rakyat hanya membutuhkan dua persoalan saja, yang pertama bisa sehat dan bisa makan, sehingga pemerintah diminta tidak terlalu fokus memikirkan ekonomi hingga mengabaikan nasib rakyat.(roc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat