MENU TUTUP

Bantuan Sapi Kelompok Tani Berkurang, DPRD Riau: Tahun ini Kurang Prioritas

Rabu, 16 Januari 2019 | 12:01:32 WIB
Bantuan Sapi Kelompok Tani Berkurang, DPRD Riau: Tahun ini Kurang Prioritas

GENTAONLINE.COM-Komisi II DPRD Riau yang membidangi pertanian dan peternakan mengatakan bahwa tahun 2019 jumlah bantuan sapi untuk kelompok tani berkurang.

Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Mansyur HS, menyebutkan bahwa berdasarkan data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau, program pengadaan hibah sapi tahun 2019 hanya 372 ekor. Sapi tersebut akan dibagikan kepada 28 kelompok tani di sejumlah kabupaten/kota di Riau. "Kelompok peternak yang tidak dapat hibah sapi tahun 2018, tahun ini kita bantu," kata Mansyur, Selasa (15/1).

Politisi PKS itu nengakui, penurunan jumlah pengadaan sapi menuai protes dari masyarakat. Mereka kecewa karena bantuan sapi tahun lalu berjumlah 1.170 ekor.

"Kalau tahun 2018 itu pengadaan sapi prioritas, tahun ini kurang prioritas. Karena tahun ini beda lagi programnya. Setiap tahun itu berbeda. Alokasi anggaran untuk program sapi di 2018 itu besar, kalau gagal banyak dana yang tidak terserap," imbuhnya. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar