MENU TUTUP

Kemkeu Sebut Defisit Keseimbangan Primer Bengkak Jadi Rp700 T

Jumat, 05 Juni 2020 | 10:19:27 WIB
Kemkeu Sebut Defisit Keseimbangan Primer Bengkak Jadi Rp700 T

GENTAONLINE.COM - Kementerian Keuangan menyebut defisit keseimbangan primer pada APBN 2020 berpotensi meningkat menjadi Rp700,4 triliun. Potensi peningkatan itu terjadi setelah pemerintah merevisi Peraturan Presiden (Perpres) nomor 54 tahun 2020 tentang Perubahan Postur Dan Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran (APBN) 2020. 

Sebagai informasi, keseimbangan primer APBN merupakan penerimaan dikurangi belanja negara, di luar komponen pembayaran bunga utang. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan bila keseimbangan primer surplus, pemerintah tidak memerlukan utang baru untuk mencicil pokok utang lama. 

"Tadinya keseimbangan primer defisit Rp517,8 triliun, naik (defisitnya) menjadi Rp 700,4 triliun, berarti utangnya pasti naik," ujarnya dalam video conference, Jakarta, Kamis (4/6).

Ia mengatakan peningkatan defisit keseimbangan primer disebabkan oleh penurunan penerimaan negara pada revisi postur APBN terbaru. Penurunan tersebut terjadi akibat penyebaran virus corona belakangan ini.

Akibat masalah tersebut, total pendapatan negara yang sebelumnya dipatok sebesar Rp1.760, 9 triliun diturunkan menjadi tinggal Rp1.699,1 triliun. Meskipun pendapatan turun, pemerintah menyebut belanja negara membengkak akan menjadi Rp 2.738,4 triliun. 

Itu digunakan untuk belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.974,4 triliun dan belanja transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) sebesar Rp763,9 triliun. Besarnya belanja serta makin seretnya pendapatan juga membuat proyeksi defisit anggaran 2020 membengkak menjadi Rp1.039,2 triliun atau 6,34 persen dari produk domestik bruto (PDB).

"Pembiayaan anggarannya seperti apa? Bisa dengan hutang bisa dengan pembiayaan investasi," pungkas Febrio.(cnn)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat