MENU TUTUP

Pendidikan Karakter tak Boleh Lepas Selama PJJ

Kamis, 21 Januari 2021 | 09:35:20 WIB
Pendidikan Karakter tak Boleh Lepas Selama PJJ

GENTAONLINE.COM -- Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi mengatakan salah satu hal yang harus diperhatikan dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) adalah pendidikan karakter. Ia khawatir jika PJJ yang dilakukan selama hampir satu tahun ini bukan hanya menimbulkan learning lost namun character lost.

 

"Ketika kita berbicara PJJ, maka ada dampak learning lost. Tapi, saya lebih concern terhadap character lost," kata Dede, dalam Raker Komisi X DPR RI bersama Kemendikbud, Rabu (20/1). Ia menilai, anak-anak gampang merasa emosional dan tertekan dengan kondisi yang ada. Bahkan, ada juga anak yang karena tertekan kemudian justru meninggalkan kewajibannya sebagai seorang murid.

 

Menurut politisi fraksi Partai Demokrat ini, perlu dipikirkan sebuah sikap pendidikan karakter dalam proses belajar mengajar. "Karena guru-guru kita juga tidak terlalu memahami apa yang harus diajarkan," kata dia menambahkan.

 

Berdasarkan pengamatannya, generasi muda cenderung gampang melepas hal yang tidak ia sukai. Misalnya, generasi milenial yang cenderung memilih untuk keluar jika tidak suka dengan pekerjaannya. Oleh karena itu, pendidikan karakter tidak boleh terlepas dari perhatian dalam pembelajaran selama pandemi.

 

Dede mengusulkan agar kegiatan ekstrakurikuler bisa dilakukan. Selama pandemi, seluruh bentuk kegiatan ekstrakurikuler dihentikan sehingga tidak ada aktivitas di luar pembelajaran sekolah. Ekstrakurikuler seperti pramuka, menurutnya bisa dilakukan karena dilaksanakan di alam terbuka. Selain itu, ekstrakurikuler juga bisa dilakukan secara terbatas sehingga tidak menimbulkan terlalu banyak siswa berkerumun. "Jadi, dalam konteks ini saya meminta agar masalah pendidikan karakter ini jangan lepas," kata dia menegaskan. (rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan