MENU TUTUP

Ops Lilin 2021 Amankan Natal dan Kendalikan Covid-19

Jumat, 24 Desember 2021 | 08:56:29 WIB
Ops Lilin 2021 Amankan Natal dan Kendalikan Covid-19

GENTAONLINE.COM - Operasi Lilin Lancang Kuning 2021 akan berlangsung selama 10 hari ke depan, terhitung sejak 23 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Sebanyak 2563 personel gabungan dikerahkan dalam operasi pengamanan Natal dan tahun baru (Nataru) ini.

Apel gelar pasukan digelar di halaman Gubernur Riau, Kamis (23/12). Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Gubernur Riau Syamsuar didampingin oleh Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi.

Gubernur Riau Syamsuar berharap suasana tahun baru ini tidak menimbulkan penambahan kasus Covid-19 khususnya di Provinsi Riau. Harapan itu bisa terwujud jika dilakukan dengan kerja sama seluruh pihak.

 

"Dan itu yang kita harapkan, kita butuh dukungan dan seluruh partisipasi dari masyarakat Riau. Kita harap, suasana tahun baru ini tidak menimbulkan Covid-19," kata Gubernur Riau, Syamsuar, usai melepas iring-iringan kenderaan.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi menyebut bahwa Operasi Lilin 2021 ini tidak hanya mengamankan kegiatan ibadah Nataru melainkan juga mengurangi potensi penyebaran Covid-19.

"Selain mengamankan ibadah natal dan tahun baru, kita juga harus mengendalikan penyebaran Covid-19," kata Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi.

Alasananya diungkap Agung, agar kejadian diperayaan Nataru tahun sebelumnya tak terulang, dimana terjadi penambahan angka terkonfirmasi Covid-19. "Kita harus belajar dari tahun sebelumnya, dimana terjadi penambahan yang signifikan," paparnya.

 

Selain itu selama libur Nataru, pihaknya akan memantau dan mengawasi langsung mobilitas masyarakat dibeberapa lokasi yang berpotensi terjadi kerumunan. "Kita akan menempatkan barcode PeduLindungi dititik keramaian, baik itu wisata, tempat ibadah, mall, di jalan," tambahnya.

Irjen Pol Agung menegaskan bahwa tidak ada penyekatan arus lalu lintas, hanya saja melalukan pegawasan. 

"Tidak ada penyekatan, yang belum vaksin nanti akan diarahkan ke Pos yang telah kita siapkan vaksinator," katanya mengakhiri.(rmc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan