MENU TUTUP

Diduga Pengelolaan Dreinase Buruk, Pekanbaru Berkuah Paska Hujan Deras

Selasa, 07 November 2017 | 20:50:43 WIB
Diduga Pengelolaan Dreinase Buruk, Pekanbaru Berkuah Paska Hujan Deras Kondisi diruas Jl. Arifin Achmad, Pekanbaru (7/11)

GENTAONLINE.COM-Buruknya kondisi dreinase di beberapa titik jalan, mengakibatkan Kota Pekanbaru kembali 'Berkuah'. Pemandangan tersebut dapat dilihat saat setelah hujan deras mengguyur Kota Pekanbaru.

Seperti yang terjadi hari ini, Selasa, 07 November 2017 hujan deras disertai angin yang mengguyur Pekanbaru selama kurang lebih 2 jam sejak sore tadi, menghasilkan luapan air dimana-mana.

Pemandangan buruk ini hampir selalu terjadi paska hujan deras turun. Setidaknya, ada beberapa titik jalan yang kerapkali menjadi langganan banjir di Kota Pekanbaru. Diantaranya, Jl. Jalan Durian, Jl. Sudirman (Depan RS. Awal Bros), Jl. Paus, Jl. Arifin Achmad, Jl. Kaharudin Nasution, Jl. HR Soebrantas dan beberapa titik jalan lainnya.

Kondisi ini terjadi diduga akibat pengelolaan dreinase yang buruk. "Banjir terus kalau habis hujan lebat, selokannya seperti tersumbat dan tidak mampu menampung debit air yang melimpah ruah" sebut Rio salah seorang warga Pekanbaru yang melintasi jalan Durian.

Pantauan di lapangan, ketika redaksi Genta melintasi Jl. Durian dan Jl. Paus, ketinggian air didua titik tersebut mencapai 30 cm. Sedangkan di Jl. Arifin Achmad, ketinggian berkisar 15-40 cm.

Permasalahan ini seringkali disuarakan oleh berbagai pihak, namun Pemko Pekanbaru seakan buta dan tuli atas kondisi ini.
"Coba sesekali pak Walikota yang terhormat, kalau habis hujan deras keluar rumah. Biar ikut merasakan macet dan genangan airnya" pinta Rio kesal. (Erik)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan