MENU TUTUP

Mayoritas Kecamatan di Pekanbaru Zona Hijau Penyebaran Covid-19

Sabtu, 14 Mei 2022 | 11:23:49 WIB
Mayoritas Kecamatan di Pekanbaru Zona Hijau Penyebaran Covid-19

GENTAONLINE.COM - Kasus Covid-19 di Kota Pekanbaru terus turun. Kondisi itu membuat mayoritas kecamatan di Ibukota Provinsi Riau itu masuk zona hijau penyebaran Covid-19.

Data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru, dari 15 kecamatan saat ini 11 di antaranya masuk zona hijau. Kecamatan tersebut yakni Bina Widya, Kulim, Limapuluh, Payung Sekaki, Pekanbaru Kota dan Rumbai.

Kemudian Rumbai Barat, Rumbai Timur, Sail, Sukajadi dan Tenayan Raya. Sedangkan empat kecamatan masih masuk zona kuning yakni Senapelan, Bukit Raya, Marpoyan Damai dan Tuah Madani.

Mayoritas kelurahan di Kota Pekanbaru juga masuk zona hijau atau kawasan yang tidak terdapat kasus covid-19. Ada satu dari 83 kelurahan yang masih zona kuning yakni Sidomulyo Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy menyebut, kondisi tersebut karena kasus covid-19 terus melandai selama satu bulan belakangan. Kasus aktif covid-19 yang terdata saat ini oleh satgas hanya enam kasus.

Jumlah kasus tambahan harian di Kota Pekanbaru nyaris nihil beberapa hari ini. Namun Kota Pekanbaru masih berstatus PPKM Level 2.

"Kita tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penyebaran covid-19," kata dr Zaini, Sabtu (14/5/2022).

Ia menyadari selama penerapan PPKM level 2 masyarakat memiliki kelonggaran dalam beraktivitas. Masyarakat tetap bisa menjalani aktivitas di ruang publik atau pusat perbelanjaan. Jam operasional dan kapasitasnya juga bertambah dibanding saat PPKM level 3.

Zaini mengingatkan agar masyarakat jangan abai terhadap protokol kesehatan. Masyarakat diimbau agar tetap menggunakan masker saat di tempat umum hingga menjaga jarak satu sama lain.

Masyarakat yang sudah vaksin tiga kali juga punya potensi terpapar covid-19. Ia pun berulang kali mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19.(ckc)

 
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat