MENU TUTUP

Ketigakalinya, Siak Kembali Raih Penghargaan Peduli HAM

Ahad, 10 Desember 2017 | 19:04:07 WIB
Ketigakalinya, Siak Kembali Raih Penghargaan Peduli HAM

GENTAONLINE.COM-Setelah berhasil meraih penghargaan daerah peduli Hak Asasi Manusia (HAM) dua tahun berturut, yakni tahun 2015 dan 2016. Kali ini Kabupaten Siak kembali menerima penghargaan Kabupaten peduli Ham untuk ketiga kalinya.

Penghargaan yang ketiga ini, diberikan langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Yasonna H Laoly, pada saat Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) se- Dunia ke 69 tahun 2017 yang mengangkat tema Kerja Bersama Peduli Hak Asasi Manusia Minggu, 10 Desember 2017 di Ballroom Hotel The Sunan, Surakarta, Provinsi Jawa Tengah.

"Alhamdulilah, ini merupakan hasil dari kerja k eras tim Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) Kabupaten Siak dalam menegakkan Ham di Kabupaten Siak," ucap Alfedri seusai menerima penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM.

Masih kata Alfedri, tahun ini penghargaan yang di terima Siak berupa plakat sama piagam. Sementara untuk plakat dari delapan Kabupaten / kota di Provinsi Riau, hanya empat yang dapat yakni Siak, Pekanbaru, Pelelawan dan Rokan hulu. Karena empat Kabupaten ini dinilah sebagai Kabupaten peduli HAM.

Selain itu, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Siak Jhon Efendi saat mendampingi Wakil Bupati Siak tersebut menjelaskan, penghargaan ini di terima Siak setelah Kabupaten Siak telah melebihi capaian atas Parameter Kepedulian HAM tahun 2017.

Parameter penilaian Peduli HAM terbagi atas tujuh item, yakni Hak Atas Kesehatan, Hak atas pendidikan, Hak Perempuan dan Anak, Hak atas Kependudukan, Hak atas Pekerjaan, Hak atas Perumahan dan Hak atas Lingkungan yang berkelanjutan," kata Jhon. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat