MENU TUTUP

Untuk Indonesia Tanpa Sinonim

Rabu, 03 Januari 2018 | 21:07:49 WIB
Untuk Indonesia Tanpa Sinonim

Oleh: Heri Kurnia


GENTAONLINE.COM-ALLAH SWT berfirman dalam Al Quran “Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang-orang yang bertakwa". Qs. Yunus :6.

Menjadi Fitrah seroang insan, apabila dalam pembawaannya ia selalu ingin mencari keingintahuannya, dalam menggali rahasia-rahasia yang terkandung dialam ini. Hal inilah yang menjadi dasar intelektual yang dimiliki insan untuk kemudian allah memberikan petunjuk bagi hambanya yang ingin selalu berusaha.

Sebelumnya penulis ingin menyampaikan Selamat dan happy new yearsbagi kaum-kaum yang merayakannya.

Dalam kesempatan kali ini, penulis mencoba memberikan gambaran sedikit lewat pesan tulisan ini bahwasanya, apa yang telah indonesia lalui dalam melewati tantangan-tantangan keberagaman Bangsa Indonesia, tidak menjadi alasan apapun bahwa NKRI tetap HARGA MATI.
 
Bernostalgia pada masa Pra Kemerdekaan Republik Indonesia para pahlawan berjuang dan terus berupaya lepas dari penjajahan, penindasan dan penganiayaan adalah konsekuensi yang harus di terima demi dapat merasakaan dan menikmati kemerdekaan suatu bangsa yang besar. atas rahmat, hidayah dan innayah dari allah yang maha pengasih lagi maha penyayang.

Sampai pada akhirnya cita-cita melahirkan Republik dengan nama Indonesia yang di landasi dengan niat membangun negeri yang makmur, maju, sukses dan berkeadilan yang sesungguhnya.

Sekarang kita telah mendapat jawaban dari hasil perjuangannya. Setelah melewati 72 tahun indonesia merdeka apakah gernerasi bangsa ini hanya akan menjadi penikmat sejarah dan penikmat kemerdekaan?.

Perjuangan dan cita-cita para pahlawan bangsa indonesia belum usai. Di zaman era Globalisasi secara umum membuat persaingan bangsa semangkin menggila. 

Jika Bangsa indonesia terjebak dalam perbedan, suku, ras, budaya, agama dll. Maka kenangan pahit yang dialami para pejuang bangsa ini akan kembali menghampiri.

Bijak dalam bepikir dan bersikap merupakan solusi bangsa untuk menjalankan proses bernegara dengan baik. 

Karena perbedaan sudah di jelaskan di dalam Al quran surat alhujarat ayat 14 yang artinya "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa".

Indonesia tidak boleh hanya menjadi slogan semata, tapi lebih dari pada itu bahwa indonesia adalah aku kamu dan kita semua.

 

Penulis merupakan Kader Himpunan Mahasiswa Islam  (HmI) Cabang Pekanbaru 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar