MENU TUTUP

Dugaan Perubahan Anggaran Pembangunan IGD RSJ Tampan Terungkap saat Hearing DPRD Riau

Rabu, 30 Mei 2018 | 02:49:09 WIB
Dugaan Perubahan Anggaran Pembangunan IGD RSJ Tampan Terungkap saat Hearing DPRD Riau

GENTAONLINE.COM-Pembangunan Gedung Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Jiwa Tampan, yang di dalam nilai kontrak sebesar Rp34 miliar ternyata di dalam perjalanannya dirubah menjadi Rp28 miliar.

Hal ini terungkap saat hearing Komisi V DPRD Riau dengan manajemen RSJ Tampan, Senin kemarin. "Ini jelas kelalaian OPD yang melaksanakan," jelas Aherson, Ketua Komisi V dalam rapat itu.

Menurut Aherson, untuk merubah perencanaan harus ada perubahan perencanaan dari DPRD Riau terutama Komisi V.

Dijelaskannya, memang dalam pembangunan IGD RSJ Tampan sudah sesuai dengan perencanaan yakni dilaksanakan dalam masa satu tahun. Namun untuk penganggaran yang berubah, ini bisa menjadi perhatian KPK.
"Saya bisa jamin 100 persen PPTK akan kena periksa KPK," kata Wakil Ketua Komisi V, M Adil.

Manajemen RSJ yang hadir dalam rapat menegaskan bahwa tidak ada yang menyuruh mengurangi anggaran itu.

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan