MENU TUTUP

Soal Video Tolak Deklarasi #2019gantipresiden Libatkan Hmi, ini Klarifikasi Hmi Pekanbaru

Sabtu, 18 Agustus 2018 | 19:40:46 WIB
Soal Video Tolak Deklarasi #2019gantipresiden Libatkan Hmi, ini Klarifikasi Hmi Pekanbaru

GENTAONLINE.COM-Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (Hmi) Cabang Pekanbaru Wendy Fitrah menyayangkan Video Tolak Deklarasi #2019gantipresiden yang melibatkan kader Hmi Cabang Pekanbaru didepan salah satu kafe di Pekanbaru usai Diskusi dengan tema '#2019gantipresiden Apakah Termasuk Gerakan Makar ?' petang kemarin (17/8).

Dalam klarifikasinya Wendy menerangkan bahwa kegiatan tersebut bertolak belakang dengan informasi yang diterimanya dari salah seorang kader. 

"Memang benar kami Hmi Cabang Pekanbaru mengutus kader untuk menghadiri acara tersebut, memenuhi undangan dari pihak penyelenggara diskusi bersama organisasi Cipayung lainnya. Namun, kami tidak diberitahu jika diakhir acara akan ada dokumentasi video peserta diskusi untuk menolak gerakan #2019gantipresiden yang disinyalir sebagai gerakan makar. Itu tidak sesuai dengan informasi awal" terang Wendy dalam Jumpa Pers Sabtu (18/8) di Sekretariat Hmi Cabang Pekanbaru Jalan Paus, no.76A Pekanbaru. 

Lebih lanjut Wendy mengatakan bahwasannya kegiatan tersebut melanggar konstitusi Hmi, dimana kader Hmi dimanapun wajib menjaga independennsinya baik etis maupun organisatoris. 
"Dengan menyayangkan kegiatan tersebut, bukan berarti kami memihak kepada salah satu rezim/golongan. Disini sudah keharusan kami untuk bersikap independen" tegasnya. 

Dalam video yang beredar usai kegiatan yang dihadiri oleh Caleg DPR RI partai Nasdem dapil Riau 2 Hj.Desmaniar,MH dan Caleg DPR RI partai Golkar dapil Riau 1 Supirman, S.Kom, terlihat dua orang kader Hmi berinisial masing-masing OJ dan YP turut menyuarakan penolakan deklarasi #2019gantipresiden tanpa sepengetahuan dan izin Ketua Umum Hmi Cabang Pekanbaru. 

Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) Fakhrunnas menghimbau kepada seluruh kader Hmi Cabang Pekanbaru agar tetap tenang dan tidak terpancing dengan isu miring tersebut. 
"Kita serahkan dan percayakan masalah ini kepada teman-teman pengurus cabang" tuturnya. 

Disinggung terkait tindak lanjut atas dua kader tersebut, kawan-kawan akan terus memantau dan mengusut siapa dalang dibalik kegiatan yang telah mencemarkan nama baik Organisasi Mahasiswa tertua ini. 

"Sejauh ini kita masih coba bertabayun, kita akan dalami dan mendiskusikan dalam Rapat Harian Cabang. Jika terbukti bersalah, tentu akan ada sanksi yang berlaku sesuai konstitusi Hmi" jawab Fakhrunnas. (Genta)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan