MENU TUTUP

Pro dan Kontra Dilan Corner, ini Kata Pidi Baiq

Jumat, 01 Maret 2019 | 18:08:07 WIB
Pro dan Kontra Dilan Corner, ini Kata Pidi Baiq

GENTAONLINE.COM-Penulis novel sekaligus sutradara film Dilan 1990 dan Dilan 1991, Pidi Baiq tidak ambil pusing mengenai polemik pembangunan Dilan Corner di area Taman Saparua Bandung. Dia menghargai pendapat masing-masing pihak baik yang mendukung ataupun tidak mendukung pembangunan 'monumen' tersebut.

"Saya sih tetap pada sikap harus menghargai orang yang rencana bikin Dilan Corner, saya juga sangat menghargai orang yang menentang rencana itu. Karena buat saya pribadi saya tetap Imam Besar The Panasdalam, mau ada Dilan Corner ataupun enggak," katanya melalui pesan singkat, Jumat (1/3). 

Dia mengaku sebelum digulirkannya rencana pembangunan Dilan Corner, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah berkomunikasi dengannya. Menurutnya, itu sebagai itikad baik dari Ridwan Kamil. "Karena saya yang bikin Dilan, pastinya apa yang menyakut soal itu, akan izin lebih dulu ke saya. Dan saya sudah bilang, saya selalu ingin jadi orang yang bisa menghargai ide dan pendapat orang lain. Bahkan ketika ada yang menentang rencana itu. Saya juga menghargainya dengan sangat," ucapnya dikutip dari detik.com (1/3).

Dia juga menyerahkan sepenuhnya terhadap pihak terkait akan diteruskan atau tidak pembangunan Dilan Corner itu. Ia enggan memusingkan masalah itu. 

"Mau ada yang bikin Taman Dilan silahkan, mau ada yang bilang buku dan film Dilan bagus silahkan. Mau ada yang bilang buku dan film tidak mendidik, silahkan. Mau ada yang bilang saya manusia, silahkan. Mau ada yang bilang vampir silahkan. Mau gimana pun, saya tetap saya yang harus pulang ke rumah saya di Ciwastra," selorohnya. 

Pria yang akrab dipanggil 'ayah' ini juga menyatakan keberadaan Dilan Corner bisa membuatnya jaya karena banyak yang memuja. 

"Menggelikan sekali jika saya ingin jaya karena puja. Dan juga tak akan mati karena caci. Biasa saja, duniawi semuanya," tandasnya menutup.  

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat