MENU TUTUP
Soal Pasien Suspect Virus Corona

Dewan Minta Pemerintah Transparan agar Masyarakat Teredukasi dan Tak Panik

Rabu, 04 Maret 2020 | 10:07:00 WIB
Dewan Minta Pemerintah Transparan agar Masyarakat Teredukasi dan Tak Panik

GENTAONLINE.COM - Komisi V DPRD Riau meminta informasi terkait pasien suspect virus corona jangan sampai membuat masyarakat panik. Dewan meminta pemerintah transparan agar masyarakat teredukasi dan tidak panik.

"Jangan latah dengan virus corona sudah masuk ke Riau. Kalau memang ada suspect di RSUD Arifin Achmad, itu harus dibuka kronologisnya dari mana, sehingga masyarakat jadi teredukasi agar tidak terpapar," kata anggota Komisi V DPRD Riau, Ade Hartati Rahmat.

Menurutnya, harus ada penjelasan tentang kronologi yang sebenanrnya, sampai pada siapa yang suspect, usia dan penyebabnya. "Ini jadi tanggung jawab pemerintah.

Dan yang penting lakukan isolasi terhadap pasien dan isolasi pada lingkungan tempat tinggalnya. Yang paling penting jangan latah, disana sudah Corona, disini Corona Coronaan, jadi harus jelas dulu," cakapnya lagi.

Politisi PAN ini menambahkan, yang penting kemudian adalah pemerintah harus melakukan sosialisai ke masyarakat pentingnya hidup sehat. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Riau akan melakukan observasi terhadap seorang pasien yang menunjukkan gejala virus Corona.

"Belum pasti kena virus Corona, kami sedang melakukan pengawasan secara observasi," kata Direktur Utama RSUD Arifin Achmad, Nuzelly Husnedi saat dikonfirmasi terkait ada pasien suspect corona yang dirujuk ke RSUD Arifin Achmad, Selasa (3/3/2020).(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan