MENU TUTUP

Pemerintah Bisa Dorong Pertamina Turunkan Harga BBM

Senin, 09 Maret 2020 | 14:01:46 WIB
Pemerintah Bisa Dorong Pertamina Turunkan Harga BBM ilustrasi internet

GENTAONLINE.COM -- Jatuhnya harga minyak dunia ke angka 36 dolar AS per barel menjadi angin segar bagi masyarakat. Menurunnya tren harga minyak global semestinya bisa mendorong PT Pertamina (Persero) untuk menurunkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri.

Pengamat Ekonomi Energi UGM, Fahmi Radhi menilai salah satu penyebab anjloknya harga minyak dunia karena kelebihan pasokan. Ia menjelaskan, langkah Rusia untuk menolak penurunan produksi membuat harga minyak dunia semakin menurun.

"Harga minyak dunia turun drastis penyebabnya kelebihan pasokan. OPEC berupaya menurunkan produksi hingga 1,5 juta barel. Tapi negara non-OPEC, utamanya Rusia menolak menurunkan produksi," ujar Fahmi, Senin (9/3).

Fahmi menilai, kondisi ini bisa disikapi pemerintah dengan mendorong Pertamina untuk menurunkan harga BBM. Tak hanya BBM beroktan tinggi, penurunan harga minyak dunia ini bisa juga mendorong penurunan harga BBM bersubsidi.

"Dengan penurunan harga minyak dunia hingga mencapai rata rata 40 dolar per barel, Pertamina harus segera menurunkan semua harga BBM, baik harga BBM non-subsidi, maupun harga BBM subsidi," ujar Fahmi.

Ia menilai, kebijakan penurunan harga BBM mestinya juga menjadi perhatian Pertamina. Ia mengatakan jangan sampai Pertamina mengubah harga jika ada kenaikan harga saja. Kondisi ini perlu disikapi oleh Pertamina.

"Pertamina jangan hanya menaikkan harga BBM pada saat harga minyak dunia naik, tapi juga harus menurunkan harga BBM pada saat harga minyak dunia turun," ujar Fahmi.(rep)
 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan