MENU TUTUP

Pelaksanaan Dana Desa diKampar Kiri Hulu Tak Sesuai RAB, Bencana Banjir Dijadikan Pertanggungjawaban

Sabtu, 18 April 2020 | 09:39:38 WIB
Pelaksanaan Dana Desa diKampar Kiri Hulu Tak Sesuai RAB, Bencana Banjir Dijadikan Pertanggungjawaban

Kampar Kiri Hulu- Pelaksanaan pembangunan Dana Desa Desa Bukit Betung diduga dilaksanakan tidak sesuai dengan RAB, belum ada audit inspektorat Kabupaten Kampar, bangunanya sudah runtuh dengan alasan musibah bencana banjir.

Berdasarkan hasil investigasi wartawan terkait pembangunan draniase dan pembangunan kolam di samping kantor  Kepala Desa belum diaudit tim inspektorat kampar namun bangunannya sudah hancur.

"Bangunan draniase dan kolam di bangun asal jadi sebagai contoh draniase di buat tulang besi 11 in dengan dua batang dengan cara memanjang saja, sehingga ketahanan bangunan tidak kuat", kata sumber Gentaonline yang tak mau namanya ditulis. 

Dari keterangan narasumber di Desa Bukit betung yang  mengatakan kalau masalah pembangunan bersumber Dana APBN

"Bisa di katakan 50 persen terlaksana tetapi tidak sesuai dengan RAB sehingga mudah rusak, dan kuat dugaan kami masalah banjir itu dijadikan suatu alasan dalam pemeriksaan inspektorat" katanya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya Kadis PMD Kabupaten Kampar di Kantornya 13/4-2020 mengatakan terkait pengajuan pencairan Dana Desa (DD) tahap pertama tahun anggaran 2020 setidaknya sudah ada 45 Desa yang mengajukan. 

"Tiga Desa sudah pencairan 40 persen dan 150 juta dialokasikan untuk Covid 19, dan sisanya padat karya," katanya.

Saat disinggung terkait pemeriksaan inspektorat anggaran tahun 2019 sebagai ajuan pengajuan kata Kadis itu sudah ranah inspektorat.

"Silahkan konfirmasi ke pihak inspektorat", tutur Bapak Kadis PMD Kampar.

Wartawan mencoba melakukan konfirmasi kepada Kepala inspektorat via whatspp terkait tim audit inspektorat ke Desa Bukit Betung.

Setidaknya ada empat item pertanyaan diajukan, namun sampai berita ini di publikasi  belum mendapat jawaban.

Masyarakat desa bukit betung berharap kepada Bupati Kampar untuk memonitor tim inspektorat dalam melaksanakan audit pelaksanaan Dana Desa Desa Bukit Betung tahun anggaran 2019 yang lalu, agar tidak asal diaudit saja.(tim)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan