MENU TUTUP
Masalah Izin Sudah Rampung,

RS Apung Segera Beroperasi di Pekanbaru

Jumat, 25 September 2020 | 12:56:01 WIB
RS Apung Segera Beroperasi di Pekanbaru

GENTAONLINE.COM - Rumah Sakit Apung (RSA) Nusa Waluya II yang bersandar di tepi Sungai Siak Pekanbaru, segera beroperasi. Hal itu seiring dengan pengurusan izin serta dukungan-dukungan dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru maupun Provinsi Riau.

Asisten I Setdako Pekanbaru Azwan menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola RSA Nusa Waluya II terkait permohonan dukungan kepada Pemko Pekanbaru. "Kita sudah berkoordinasi dengan RSA yang merupakan bakti sosial dari dokter peduli. Kita rapat terkait surat permohonan dukungan dari pengelola rumah sakit terapung," ujar Azwan, Kamis (24/9/2020).

Dikatakannya, rumah sakit itu sudah ada di Pekanbaru. Terkait keberadaannya, pengelola sudah berkoordinasi dengan pemerintah kota dan provinsi. Terkait dukungan tersebut, Azwan mengatakan ada beberapa hal yang harus didukung agar rumah sakit terapung itu beroperasi secara optimal.

"Pertama menyangkut penyediaan bantuan-bantuan sosial. Artinya, mereka datang dalam bentuk bakti sosial, jadi nanti mungkin akan ada seperti operasi bibir sumbing, pemeriksaan kesehatan gratis, dan itu akan dikoordinasikan dengan dinas sosial yang bekerja sama dengan dinas kesehatan," jelasnya.

Selain itu kata Azwan, mungkin dukungan seperti tenaga medis atau dukungan yang lain.

"Dukungan kedua yaitu terkait BBM, mereka juga memerlukan rekomendasi minyak subsidi, dan kita sudah berikan rekomendasi dan itu sudah diurus oleh Dinas Perhubungan Provinsi Riau yang berkoordinasi dengan Kota Pekanbaru," lanjutnya.

Pengelola juga meminta dukungan agar dalam operasional nanti dapat dibantu dengan tenda pleton yang nantinya akan berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial. Kemudian dukungan air bersih yang dikoordinasikan dengan Damkar.

Terkait limbah medis dan kebersihan kata Azwan, pihaknya akan mengoordinasikannya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Sedangkan untuk keamanan dalam operasional nanti, Pemko akan menyurati Kepolisian dan Satpol PP Pekanbaru.

"Intinya adalah bagaimana rumah sakit terapung ini beroperasional secara optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kota Pekanbaru ini," ungkapnya.(ru)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan