MENU TUTUP

Polemik 'Pemecatan Masal' Ratusan THL DLHK Pekanbaru, Masri Sebut Kadis Agus Pramono Gegabah

Ahad, 03 Januari 2021 | 21:39:26 WIB
Polemik 'Pemecatan Masal' Ratusan THL DLHK Pekanbaru, Masri Sebut Kadis Agus Pramono Gegabah Masri Kumar (Kiri)

GENTAONLINE.COM-Pemecatan Masal yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Pemko Pekanbaru yang hanya diumumkan melalui pesan Whatsapp oleh Kepala Dinas DLHK Pekanbaru Agus Pramono tengah malam jelang tahun baru kemarin makin menuai polemik. Banyak yang menganggap cara ini tidak tepat dan tidak elok.

Kritik keras disampaikan Pengurus Partai Golkar (PG) provinsi Riau Masri Kumar. Ia menyayangkan keputusan itu karena dibalik perekonomian yang morat-marit karena Covid-19 malah sekarang kawan-kawan Tenaga Harian Lepas (THL) dilakukan pemecatan. Pemecatan itu bahkan tanpa solusi dari Pemko Pekanbaru. "Apalagi tahun 2021 merupakan jelang tahun politik pergantian walikota. Dimana jabatan pak DR Firdaus tinggal menghitung bulan. Kita sayangkan pembantu beliau ini gegabah dan tak memiliki banyak pertimbangan" geramnya.

Untuk itu, dia mengingatkan agar Walikota Pekanbaru memperhatikan setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh bawahannya. Jangan sampai jelang akhir masa jabatannya, akibat ulah anak buahnya, menyebabkan dia dikenang sebagai walikota dengan nama yang kurang baik. 

"Padahal kita melihat DR Firdaus secara program sudah bagus. Namun dia selalu dirugikan oleh ulah anak buahnya. Ini terlihat setiap tahun selalu saja program-program anak buahnya yang jadi bahan kritikan warga kota. Maka jangan sampai pada akhir jabatan ini anak buah dia buat ulah. Tak ada waktu lagi nantinya untuk memperbaiki nama baik dalam bentuk program" tegas aktivis HMI ini.

Timbulnya kekisruhan di internal DLHK ini tidak terlepas dari pemecatan masal THL di DLHK oleh Kadis DLHK Pekanbaru Agus Pramono. Disayangkan pula pemutusan itu melalui pesan whatsapp di tengah malam pergantian tahun baru 2021. (Rls)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan