MENU TUTUP

Demo di Kejati Riau, Himari Desak Tuntaskan Kasus Korupsi Jalan di Kampar

Kamis, 07 Januari 2021 | 16:49:04 WIB
Demo di Kejati Riau, Himari Desak Tuntaskan Kasus Korupsi Jalan di Kampar Korlap Guntur

GENTAONLINE.COM-Sekelompok massa yang menyebut diri Himpunan Mahasiswa Riau (Himari) melakukan demo di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Kamis (7/1). Mereka mendesak Kejati untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang melibatkan Kadis PUPR Kampar, Afdal.

"Kami meminta Kejaksaan Tinggi Riau untuk mengusut tuntas aktor yang terlibat dalam dugaan penyimpangan proyek pembangunan Jalan Kampung Pinang-Teluk Jering di Kabupaten Kampar dengan nilai proyek Rp 9,8 Milyar," teriak Koordinator Lapangan (Korlap), Guntur, Kamis (7/1).

Massa juga berharap agar Kejati Riau tidak tebang pilih dalam kasus ini, dan segera memanggil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto selaku penanggung jawab penuh realisasi APBD kabupaten Kampar.

Jika dalam waktu 3x24 jam tidak ada respon, lanjut Guntur, atas tuntutan mereka ini, ia memastikan akan menurunkan massa yang lebih besar lagi untuk menggelar aksi yang sama.

"Ini komitmen kami dalam mengawal sampai tuntas setiap kasus korupsi di Riau, tidak hanya di Kampar, tapi seluruh kabupaten di Riau. Kami menjalankan tugas kami sebagai mahasiswa, semoga aspirasi kami ini bisa membawa Riau ke arah yang lebih baik," terangnya menutup. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan