MENU TUTUP

Pemko Pekanbaru Targetkan 163.000 Wanita Jalani Pemeriksaan Kanker

Rabu, 04 Oktober 2017 | 15:26:18 WIB
Pemko Pekanbaru Targetkan 163.000 Wanita Jalani Pemeriksaan Kanker Ilustrasi

GENTAONLINE.COM  - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menargetkan sebanyak 163.000 wanita di ibu kota Provinsi Riau tersebut untuk deteksi dini kanker serviks dan payudara.

"Target kita yang diberikan oleh Pemprov Riau 163.000. Sementara dari 2015 sampai sekarang baru 3.000 yang telah melakukan pemeriksaan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda S Munir kepada Antara di Pekanbaru, Selasa.

Ia menuturkan rendahnya angka tersebut disebabkan sejumlah faktor. Diantaranya adalah masih adanya budaya malu bagi wanita untuk memeriksa kesehatan organ intimnya tersebut.

Padahal, kata Helda seharusnya budaya malu tida perlu ada demi menjaga kesehatan mereka sendiri. Selain itu, ia juga mengatakan cukup minim kesadaran wanita Kota Pekanbaru untuk memeriksa sedini mungkin dari bahaya serviks.

"Ini yang coba kita evaluasi terus. Kita akan terus melakukan pendekatan ke wanita terutama remaja agar lebih awas," ujar Helda.

Pemeriksaan kanker serviks dan payudara hari ini digelar oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru bersama dengan BPJS serta Kejaksaan Negeri Pekanbaru. Kegiatan itu digelar bersamaan dengan peringatan bulan kanker payudara Internasional.

Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi yang turut menghadiri kegiatan tersebut mengingatkan pentingnya menjaga diri agar terhindar dari kanker berbahaya itu.

"Kanker serviks dan payudara ini salah satu pembunuh nomor satu. Ini yang menjadi keprihatinan saya. Untuk itu mari sama-sama mengingatkan agar terhindar dari penyakit ini," kata Ayat.

Sosialisasi deteksi dini kanker serviks dan payudara terus dilakukan oleh Ibu Negara, Iriana Joko Widodo. Bahkan dalam kunjungannya ke Riau beberapa waktu lalu, Ibu Negara terus meminta kepada wanita-wanita di Riau untuk sadar dan melakukan pemeriksaan sedini mungkin dari penyakit tersebut.(ant)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan