MENU TUTUP

Erick Thohir Bersuara Soal Kartu Kredit yang Dibongkar Ahok

Selasa, 06 Juli 2021 | 09:48:34 WIB
Erick Thohir Bersuara Soal Kartu Kredit yang Dibongkar Ahok

GENTAONLINE.COM - Menteri BUMN Erick Thohir buka suara terkait polemik limit kartu kredit Rp30 miliar yang sempat disinggung oleh Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Menurutnya, penggunaan kartu kredit memang dibutuhkan di era non tunai (cashless) seperti sekarang ini.

"Kadang-kadang kami memerlukan itu. Apalagi eranya ini kan era cashless. Sekarang kan mohon maaf, saya saja tidak bawa dompet nih, tidak bawa uang cash, era cashless," ungkap Erick, Selasa (6/7).

Ia memastikan penggunaan kartu kredit bukan untuk kepentingan pribadi. Kartu kredit hanya bisa digunakan untuk operasional perusahaan.

"Kartu itu kadang-kadang dibutuhkan untuk operasional, bukan untuk pribadi," terang Erick.

Erick mengatakan seorang komisaris seperti Ahok wajar saja mengecek seluruh fasilitas perusahaan, termasuk kartu kredit. Hal ini bagian dari tugas komisaris yang mengawasi kinerja direksi.

"Saya rasa begini, kan tugasnya seorang komisaris, mengawasi kinerja direksi. Saya rasa hal itu sah-sah saja dan ini bagian dari check and balance," jelas Erick.

Ahok membongkar fasilitas kartu kredit direksi dan komisaris Pertamina. Untuk dirinya sendiri, ia mengaku mendapatkan fasilitas kartu kredit dengan limit mencapai Rp30 miliar.

Namun, saat ini Pertamina telah menghapus fasilitas tersebut. Penghapusan dilakukan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) pada Senin (14/6).

Setelah heboh soal fasilitas kartu kredit Pertamina yang memiliki limit Rp30 miliar untuk Ahok, dokumen terkait limit kartu kredit super group Pertamina sebesar Rp420 miliar bocor ke publik.

Atas hal tersebut, Ahok mengatakan hingga saat ini dirinya belum pernah mendapatkan dokumen tersebut secara langsung dari direksi.

"Belum dapat dari direksi. Tidak pernah kami dikasih tahu soal group limit ini," ujarnya, Selasa (29/6).

Kendati demikian, ia memastikan pagu Rp420 miliar tersebut diperuntukkan untuk para petinggi Pertamina di luar anak dan cucu perseroan.

"Itu termasuk manager dan lain-lain dari perseroan, di luar anak dan cucu perusahaan," jelasnya.(cnn)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

2

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

3

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

4

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

5

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

6

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

7

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

8

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak

9

Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho Menyerahkan Bantuan Motor Kepada Ayah Disabilitas Karena Motornya Dicuri Saat Parkiran