MENU TUTUP

Menhan Prabowo Resmi Beli 6 Jet Tempur Asal Korsel

Kamis, 22 Juli 2021 | 09:33:53 WIB
Menhan Prabowo Resmi Beli 6 Jet Tempur Asal Korsel

JAKARTA,Gentaonline.com - Pemerintah resmi membeli 6 jet tempur asal Korea Selatan. Hal ini sebagai tindak lanjut kunjungan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Korea Selatan pada 9 April 2021 lalu.

Kemenhan menjelaskan mekanisme pembelian pesawat latih te k.co.kr, pada 20 Juli 2021, Korea Aerospace Industries (KAI) mengumumkan telah menandatangani kontrak pengadaan dengan Kemenhan RI terkait tambahan pesawat jet tempur taktis/latih tempur T-50i.

"Berdasarkan kontrak tersebut, KAI akan mengekspor enam unit T-50i dan paket dukungan lanjutan untuk pengoperasian pesawat ke Indonesia. (Namun) Perlu disampaikan bahwa Kementerian Pertahanan RI telah melakukan kerjasama dengan KAI sudah cukup lama yaitu sejak 2014," tulis keterangan pers resmi Kementerian Pertahanan, seperti dikutip, Kamis (22/7).

Kementerian Pertahanan juga menjelaskan, pada 2014 adalah kali pertama kali pihaknya menerima 16 Unit Pesawat T-150i dari KAI Korea Selatan selaku produsen pesawat tersebut. Hal itu dilakukan Kementerian Pertahanan sebagai pemenuhi permintaan dan kebutuhan TNI AU, pada tahun 2021.

"Kementerian Pertahanan melanjutkan kerjasama tersebut dengan rencana penambahan 6 unit Pesawat Tempur T-50i dengan KAI," jelas keterangan pers ini.

Dengan demikian, pada 2021 ini, merupakan kontrak pengadaan yang kedua dan kelanjutan kerjasama dengan perusahaan Korea Selatan tersebut dengan proses pengadaan enam unit T-50i yang telah melalui prosedur dan aturan yang berlaku dengan melibatkan kementerian/lembaga.

"Kementerian Pertahanan telah melewati prosedur dengan mengedepankan aspek efisiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas sehingga obyektivitas dalam setiap tahapan proses kontrak dapat dipertanggungjawabkan," tulis keterangan ini.

Sebagai informasi, Pengadaan 6 unit Pesawat T-150i dari KAI Korea Selatan ini juga dilaksanakan dengan tetap memperhatikan optimalisasi pemanfaatan komponen industri dalam negeri untuk mendukung penguatan industri strategis dalam negeri.

Pengadaan Pesawat T-50i merupakan upaya Kementerian Pertahanan RI untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat strategis bagi TNI AU dalam rangka menyiapkan penerbang-penerbang tempur yang andal dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI dari Sabang sampai Merauke.

Seperti diketahui, Prabowo melaksanakan kunjungan ke Korea Selatan sejak Kamis 8 April 2021, bertemu dengan Menhan Korsel Suh Wook dan dilanjutkan dengan pertemuan bilateral pertahanan.

Puncak lawatan itu adalah ketika Prabowo menemui Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Keduanya bersama-sama menghadiri upacara peluncuran prototipe jet tempur generasi selanjutnya KF-X / IF-X di Korea Aerospace Industry (KAI) in Gyeongsangnam-do, Korea Selatan pada Jumat 9 April 2021.

Menhan Prabowo hadir pada acara itu atas undangan Pemerintah Republik Korea atas nama Pemerintah RI.

Acara tersebut diresmikan secara langsung oleh Presiden Moon Jae-In, didampingi Menhan Suh Wook dan Menteri Defense Acquisition Program Administration (DAPA) Kang Eun-Ho.

Proyek KFX/IFX adalah proyek pengembangan dan pembuatan pesawat tempur generasi berikut secara massal antara Korea dan Indonesia dengan modal 8,8 triliun Won dari tahun 2015 sampai 2028.

Dari pembiayaan itu, 60 persen ditanggung oleh pemerintah Korsel, 20 persen oleh industri alutsista Korsel, dan 20 persen sisanya oleh pemerintah Indonesia.

Ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman yang diteken kedua negara pada 2010 tentang pengembangan jet KF. Namun, sejumlah hambatan membuat proyek ini berlarut hingga sekarang, termasuk soal isu pembiayaan.(mrdk)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar