MENU TUTUP

Kapolda Riau Pastikan Penanganan Kasus Rudianto Sianturi Terus Berjalan

Selasa, 14 September 2021 | 08:58:12 WIB
Kapolda Riau Pastikan Penanganan Kasus Rudianto Sianturi Terus Berjalan

GENTAONLINE.COM - Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menegaskan perihal kasus dugaan mafia tanah yang menerpa Rudianto Sianturi tetap berlanjut.

Kasus yang terjadi di Air Hitam, Pujud, Rokan Hilir telah berjalan sesuai dengan ketentuan dan prosedur hukum yang berlaku. 

Proses hukum berjalan berdasarkan alat bukti yang cukup serta menindaklanjuti putusan Mahkamah Agung yang sudah berkekuatan hukum tetap.

"Kepolisian bertindak profesional dalam melakukan tugas penegakan hukum. Kita selalu terbuka soal kasus tersebut dan berjalan sesuai prosedur hukum serta alat bukti," ucap Irjen Pol Agung saat ditanya anggota Komisi II DPR RI dalam pertemuan di Balai Serindit, Senin, 13 September 2021.

Jenderal bintang dua ini menjelaskan bahwa kasus ini berawal dari tersangka pertama yakni mantan Kepala Desa Air Hitam, Zamzami yang telah berkekuatan hukum tetap dari Mahkamah Agung. 

Kasusnya sebenarnya berada dalam berkas perkara yang sama, namun Zamzami lebih dulu diadili. Atas putusan berkekuatan hukum tetap terhadap Zamzami tersebut, kasus yang menjerat Rudianto diproses oleh Polres Rokan Hilir.

"Tersangka (Rudianto) juga sudah mengajukan gugatan praperadilan. Namun gugatan praperadilannya ditolak pengadilan, sehingga perkara tersebut sesuai perintah pengadilan dilanjutkan," tutupnya.

Diketahui, kasus ini merupakan pengembangan dari putusan hukum terhadap Zamzami, mantan Penghulu Air Hitam, Pujud, Rokan Hilir yang telah dihukum oleh Mahkamah Agung (MA) bersalah dalam kasus pemalsuan surat tanah atas nama Rudianto. 

Ia dihukum 6 bulan penjara dipotong masa tahanan. Kasus ini pun telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) dan Zamzami telah dieksekusi.

Di Pengadilan Negeri (PN) Rokan Hilir pada 20 Agustus 2020 lalu, Zamzami memang sempat divonis bebas, namun, jaksa penuntut umum mengajukan kasasi ke MA. 

Hingga akhirnya MA pada 3 Februari 2021 mengabulkan permohonan kasasi jaksa. 

MA dalam putusan kasasi nomor 62.K/PID/2021 menyatakan Zamzami telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana.

"Dengan sengaja membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan hak, atau yang diperuntukkan sebagai bukti dari pada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu yang dapat menimbulkan kerugian karena pemalsuan surat".

Putusan MA berkekuatan hukum tetap tersebut menjadi pintu masuk bagi Polres Rohil untuk menindaklanjuti pihak terkait, sebagaimana juga disampaikan oleh kejaksaan. 

Hasil penyidikan Satreskrim Polres Rohil kemudian menetapkan Rudianto sebagai tersangka penggunaan surat palsu dan penggelapan hak atas tanah seluas 100 hektar. 

Rudianto pun sudah ditahan. Langkah hukum untuk melawan penetapan tersangka dan penahanan sudah ditempuh oleh Rudianto. 

Ia mengajukan gugatan praperadilan, namun gugatan praperadilannya ditolak oleh hakim tunggal PN Rohil, Aldar Valeri SH pada 25 Agustus 2021 lalu. 

Hakim Aldar dalam putusannya menyatakan bukti-bukti dan keterangan saksi yang diajukan pemohon tidak dapat diterima dan dikesampingkan.(roc)

 

 

 

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat