MENU TUTUP

Kenaikan Harga Cabai dan Minyak Goreng Picu Inflasi di Riau

Jumat, 03 Desember 2021 | 09:34:07 WIB
Kenaikan Harga Cabai dan Minyak Goreng Picu Inflasi di Riau

GENTAONLINE.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat kenaikan harga cabai dan minyak goreng picu inflasi di Kota Pekanbaru. Selama November 2021, Pekanbaru mengalami inflasi sebesar 0,39 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,46.

Tercatat, komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi, yaitu cabai merah sebesar 0,21 persen, disusul dengan minyak goreng sebesar 0,14 persen.

"Secara keseluruhan kelompok ini pada November 2021 meyumbang inflasi sebesar 0,31 persen. Diantaranya cabai merah
sebesar 0,21 persen, minyak goreng 0,14 persen, bayam dan kangkung 0,02 persen, telur ayam ras, cabai hijau, daun singkong, jengkol, klengkeng, petai masing-masing sebesar 0,01 persen," ujar Kepala BPS Provinsi Riau, Misfaruddin, Kamis 2 Desember 2021.

Dipaparkan Misfaruddin, Inflasi yang terjadi di Kota Pekanbaru juga karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya enam indeks kelompok pengeluaran.

"Untuk kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,01 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,33 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah 0,20 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,19 persen, kelompok transportasi 0,16 persen serta kelompok kesehatan sebesar 0,11 persen,"terangnya.


Sebelumnya, pada Oktober 2021, Pekanbaru mengalami inflasi sebesar 0,29 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,05.
Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi pada Oktober lalu pun termasuk cabai merah dan minyak gkreng.

Sehingga, pada November 2021 untuk kelompok makanan dan minuman yang didalamnya termasuk segala jenis bahan pokok, mengalami inflasi sebesar 1,01 persen atau terjadi peningkatan indeks dari 107,62 pada Oktober 2021 menjadi 108,71 pada November 2021.(roc)

 

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat