MENU TUTUP

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Riau Mulai Merangkak Naik

Sabtu, 19 Maret 2022 | 09:29:24 WIB
Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Riau Mulai Merangkak Naik

GENTAONLINE.COM - Jelang bulan suci Ramadan, hampir semua harga kebutuhan bahan pokok (Bapok) masyarakat mulai merangkak naik.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto kepada CAKAPLAH.com, Jumat (18/3/2022) usai rapat koordinasi kestabilan harga dan ketahanan pangan bersama kementerian terkait secara virtual.

"Memang sekarang semua bahan pokok mulai merangkak naik. Jadi semua sudah pada naik," kata SF Hariyanto.

Dia mengatakan, persoalan tingginya harga sembako saat ini telah mendapat perhatian serius oleh pemerintah pusat, sehingga secepatnya bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

"Terkait harga dan ketersediaan bahan pokok ini kami masih akan membahasnya dengan pemerintah kabupaten/kota," ujar SF Hariyanto.

Adapun harga kebutuhan masyarakat yang kini menjadi perhatian pemerintah, tidak hanya persoalan naiknya harga minyak goreng, dan kelangkaan solar, tapi juga persoalan naiknya harga gandum, jagung dan kedelai.

Pemerintah mengklaim kenaikan harga bahan pokok merupakan dampak dari perang Rusia dan Ukraina yang kini tengah berlangsung.

"Jagung dan gandum itu kan, masuknya dari Ukraina, salah satunya," katanya.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Tim Satgas Pangan kabupaten/kota di Riau dengan mengikutsertakan pihak-pihak terkait untuk membahas persoalan ini.

"Karena ini penting untuk disegerakan dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok masyarakat saat Ramadan dan Idul Fitri tahun 2022," tukasnya.(rtc)

 
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan