MENU TUTUP

Kasus PMK Ternak Sapi Mengancam, Riau Aktifkan Posko Perbatasan

Sabtu, 14 Mei 2022 | 10:55:52 WIB
Kasus PMK Ternak Sapi Mengancam, Riau Aktifkan Posko Perbatasan

GENTAONLINE.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau hingga kini belum menemukan kasus Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) pada ternak sapi di Bumi Lancang Kuning namun tetap mengaktifkan 24 jam posko pemeriksaan hewan di perbatasan provinsi.

"Kendati penyakit tersebut di Indonesia banyak ditemukan di dua provinsi, yakni Provinsi Aceh dan Jawa Timur (Jatim), namun hingga saat ini kita belum menerima laporan adanya sapi ternak masyarakat yang terpapar PMK," kata Kepala PKH Provinsi Riau, Herman, kepada media di Pekanbaru, Kamis.

Herman mengatakan, pada dua daerah itu semua tempat penjualan ternak ditutup, dan untuk sementara sapi dilarang keluar dari daerah itu.

Lebih lanjut Herman menyatakan, untuk mengantisipasi penyakit hewan ternak itu, pihaknya juga telah menyurati Dinas Perternakan Kabupaten/Kota se Riau, agar lebih waspada terhadap PMK ini.

"Karena PMK ini lebih ganas dari penyakit LSD, sebab penularannya lebih cepat. Selain itu, pos check point kita juga di laktifkan untuk pengawasan hewan ternak keluar masuk Riau," katanya.

Ke lima titik posko pemeriksaan hewan ternak yang diaktifkan di perbatasan provinsi Riau.
Lima posko pemeriksaan hewan tersebut diantaranya, perbatasan Provinsi Riau dengan Sumatra Utara yakni, di Kabupaten Rokan Hilir.

Kemudian di Dalu-dalu di Kabupaten Rokan Hulu. Lalu perbatasan dengan Provinsi Jambi di Taluk Kuantan, Kabupaten Kuansing.

Selanjutnya di perbatasan dengan Sumatra Barat yaitu Kecamatan XIII Koto Kampar. Serta perbatasan dengan Provinsi Jambi di Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir.

"Kami akan selalu siaga memantau pergerakan dan perlintasan hewan di Riau, karena posko ini aktif 24 jam," katanya.(rtc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat