MENU TUTUP

10.255 Warga Pekanbaru Sudah Jalani Rapid Test, 114 Reaktif

Kamis, 23 Juli 2020 | 11:19:42 WIB
10.255 Warga Pekanbaru Sudah Jalani Rapid Test, 114 Reaktif ilustrasi internet
GENTAONLINE.COM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru mencatat, hingga kini sudah terdapat sebanyak 10.255 warga yang menjalani pemeriksaan rapid test.
 
Juru Bicara Bidang Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru dr Mulyadi menyebut, dari hasil pemeriksaan itu sebanyak 10.141 orang dengan hasil nonreaktif. "Sementara 114 hasilnya reaktif," ungkapnya, Rabu (22/7/2020).
 
Disampaikan Mulyadi, pemeriksaan rapid test merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam memutus rantai penyebaran wabah Covid-19. "Ini sesuai dengan program TOS, Temukan, Obati dan Sembuhkab," ucap dia, ditulis pekanbaru goid.
 
Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pekanbaru Maisel Fidayesi menyebut, dari hasil swab 114 warga reaktif itu ada beberapa di antaranya yang positif Covid-19. "(Yang positif) kalau gak salah gak sampai 10 (orang)," tukasnya. (hrc)
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar