MENU TUTUP

3 Korban Tewas dalam 1 Keluarga Tertimbun Longsor, Kapolres Tapteng Pimpin Evakuasi

Sabtu, 12 November 2022 | 21:26:07 WIB
3 Korban Tewas dalam 1 Keluarga Tertimbun Longsor, Kapolres Tapteng Pimpin Evakuasi Mayat Korban Longsor di Gontong Polisi

Genta Online Com- Curah hujan yang cukup tinggi di Tapteng (Tapanuli Tengah) berujung bencana alam yang merenggut 3 korban jiwa sekaligus, tepatnya di Komplek SD Negeri Aek Dakka 2, Desa Siharbangan, Kecamatan Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (11/11/2022) Petang.

Kasi Humas Polres Tapteng AKP Horas Gurning menuturkan, bencana alam itu berawal pada lebatnya hujan sejak Pukul 14.00 WIB.

"Akibatnya, 3 orang dalam 1 keluarga menjadi korban tewas,"kata AKP Horas Gurning di Tapteng, Sabtu (12/11/2022).

Menurut Horas, selain korban jiwa 2 unit rumah Dinas SD Negeri Aek Dakka 2 juga rusak berat karena tertimbun material longsor. Sedangkan 1 rumah yang masih berdekatan rusak ringan.

Kapolres Tapteng AKBP Jimmy Samma langsung memimpin evakuasi hingga malam hari dibantu warga dan BPBD.

Ada pun Korba tertimpa material longsor hingga meninggal dunia antara lain, seorang ibu bernama Kristina Simamora beserta 2 anaknya yakni Mikael Simbolon (9), Taskia Simbolon (5).

Berdasarkan keterangan Hendrik Kusnadi Malau (40) yang menyaksikan, mulai pukul 14.00 WIB hujan deras melanda Desa. Siharbangan, Kecamatan Barus Utara, Kabupatej Tapanuli Tengah.

Kemudian pada sekitar pukul 17.00 WIB, menurut Hendrik yang saat itu berada didalam rumah ada suara  gemuruh dari belakang rumah yang jaraknya sekitar 50 meter dari belakang rumahnya.

Kemudian Hendrik, bersama warga sekitar mendatangi asal suara gemuruh, pada saat tiba ditempat asal suara gemuruh Hendrik melihat 2 unit rumah Dinas Sekolah SDN Aek Dakka 2 telah tertimbun material longsor tanah.

"Nah, 1 rumah tersebut yang mana salah satu rumah masih terdapat penghuninya yang terjebak didalam rumah," tutur Hendrik.

Lalu, bersama masyarakat setempat Hendrik melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Barus Polres Tapanuli Tengah.

Kapolsek Barus AKP Herianto Panjaitan langsung mengerahkan personel menuju TKP.

Evakuasi secara manual terhadap korban dari dalam rumah yang tertimpa longsor dilakukan, namun tidak berhasil dikarenakan keterbatasan alat.

Kapolres Tapanuli Tengah AKBP AKBP Jimmy Christian Samma SIK, pasca kejadian langsung melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait guna menentukan langkah-langkah melaksanakan evakuasi lanjutan terhadap objek dan korban bencana tanah longsor.

Termasuk melakukan evakuasi terhadap korban yang selamat dan warga disekitar terjadinya bencana tanah longsor ketempat yang aman.

Puki 21.30 WIB, Kapolres Tapanuli Tengah AKBP AKBP Jimmy Christian Samma SIK tiba di lokasi Kejadian dan langsung melakukan evakuasi terhadap Korban bersama dengan TNI, BPBD Tapteng, Basarnas dan masyarakat setempat dengan menggunakan bantuan satu unit Ekskavator .

Evakuasi dilakukan hingga Sabtu Pagi. Dengan segala upaya, pada Sabtu 12 Nopember 2022 pukul 06.00 WIB, 3 Orang korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Selanjutnya dilakukan Evakuasi ke rumah duka untuk disemayamkan dan dikebumikan.

Saat ini, Polres Tapteng telah berdirikan Posko bencana bersama dengan BPBD Tapanuli Tengah dan mendatangkan ekskavator sembari memberi sembako kepada Korban Longsor oleh Muspika Kecamatan Barus Utara.

Kasi Humas Polres Tapteng dalam keterangannya menambahkan, banjir dan tanah longsor yang terjadi di wilayah Tapanuli mengakibatkan beberapa ruas jalan tertimbun, sehingga menghambat arus lalu lintas yang menghubungkan beberapa Kecamatan di wilayah Tapanuli Tengah.(Edy L)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat