MENU TUTUP

Diduga Keracunan, Puluhan Warga Mandah Muntah-muntah Usai Makan Diacara Akad Nikah

Ahad, 24 Desember 2017 | 23:20:23 WIB
Diduga Keracunan, Puluhan Warga Mandah Muntah-muntah Usai Makan Diacara Akad Nikah

GENTAONLINE.COM-Sebanyak 45 warga di Kelurahan Khairiah Mandah, Kecamatan Mandah, Inhil, Riau muntah-muntah usai menyantap makanan di salah satu rumah yang sedang melaksanakan akad nikah, Sabtu (23/12/2017).

Akhirnya, 35 warga yang kondisinya lemas langsung dibawa ke Puskesmas Mandah untuk menjalani perawatan, sementara 10 lainnya hanya menjalani perawatan di rumah masing-masing.

Kapolsek Mandah, IPTU Warno menjelaskan, kejadian tersebut terjadi empat jam sebelum proses ijab kabul dilaksanakan.

Dimana saat itu, warga yang terdiri dari para tetangga dan keluarga pengantin menyantap hidangan sebelum proses akad nikah dilangsungkan. ''Bahkan mempelai pria juga ikut muntah-muntah,'' jelasnya, Minggu (24/12).

Ia pun menambahkan, saat ini keadaan para korban sudah mulai membaik, dan sebagian sudah ada yang diperbolehkan pulang. ''Penyebab kejadian ini belum diketahui, sementara sampel makanan sudah diambil oleh pihak Dinas Kesehatan Inhil,'' tukas IPTU Warno. (grc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat