MENU TUTUP

Polres Inhu Bidik Empat Kasus Dugaan Korupsi Disejumlah Instansi

Kamis, 11 Januari 2018 | 22:06:15 WIB
Polres Inhu Bidik Empat Kasus Dugaan Korupsi Disejumlah Instansi

GENTAONLINE.COM-Diam-diam, Polres Inhu ternyata sedang membidik 4 dugaan kasus koruspi di daerah itu. Empat kasus dugaan tindak pidana korupsi tersebut terjadi di sejumlah instansi Pemerintah Kabupaten Inhu. Bahkan sesuai target, pada tahun 2018 ini penanganan kasus itu akan tuntas hingga proses persidangan.

Hanya saja, AKBP Arif Bastari selaku Kapolres Inhu masih menyimpan rapat-rapat terkait informasi pihak mana saja yang tersandung dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

"Penanganannya benar, namun belum boleh kita beberkan, karena saat ini masih dalam penyidikan. Etikanya begitu," kata Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari, menjawab pertanyaan beberapa wartawan, Rabu (10/1/2018).

Dikatakan Arif, penanganan perkara dugaan korupsi tersebut sudah dimulai sejak tahun 2017 lalu. Karena ada beberapa hal, maka penangannya membutuhkan waktu yang panjang.

Salah satu penyebabnya adalah pemeriksaan saksi-saksi dan penghitungan jumlah kerugian negara. Selain itu juga, dalam penanganan kasus korupsi, tentunya sangat dibutuhkan keprofesionalan seorang penyidik.

Penanganan kasus korupsi ini sangat berberda dengan penanganan kasus tindak pidana umum lainnya. Maka, penyidik dituntut untuk lebih profesional dalam hal ini.

Dan karena dituntut profesional itu pula, maka pihaknya tidak bisa menjelaskan lebih rinci terkait objek dan pokok perkara dugaan korupsi tersebut, termasuk inisial dan instansinya.

Namun yang jelas, sambung Arif, proses lidik untuk sejumlah dugaan tindak pidana korupsi tersebut dipastikan terus berjalan.

"Mudah-mudahan dalam tahun ini dapat tuntas. Sehingga dengan adanya penanganan kasus tersebut dapat mengembalikan kerugian negara dan membuat efek jera terhadap pelaku," harapnya.

Pada beberapa waktu lalu, pihaknya juga telah menuntaskan penanganan kasus korupsi yang terjadi di lingkungan Pemkab Inhu.

"Saat ini tersangka masing-masing berinisial EA dan RM tengah menjalankan tahap persidangan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru," pungkas Kapolres Inhu Arif Bastari SIk MH. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan