MENU TUTUP

Ini Sebab Narkoba Masih Bisa Masuk Lapas

Kamis, 04 April 2019 | 15:56:28 WIB
Ini Sebab Narkoba Masih Bisa Masuk Lapas

GENTAONLINE.COM-Beberapa waktu terakhir pihak kepolisian maupun Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan pengungkapan kasus narkoba di Lembaga Pemasyarakat. Pengungkapan ini baik berupa kasus penggunaan maupun pengendalian peredaran narkoba dari balik lapas.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Wilayah Riau, M Diah, mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah berkomitmen untuk memberantas narkoba di lapas dan rutan. "Ini sudah jadi komitmen kita bersama sejak jauh hari. Memberantas narkoba dari tahanan dan Warga Binaan," ungkapnya, Kamis (4/4).

Diah mengatakan bahwa komitmen ini sudah dilakukan dengan bersinergi. Ia menyebutkan bahwa Dirjen Pemasyarakatan bersikap membuka diri dengan berbagai pihak dalam rangka perang terhadap narkoba. Ia sepakat bahwa narkoba harus diberantas di manapun dan siapapun pelakunya, termasuk di dalam lapas. "Sesuai arahan dari Ditjen kita terus melakukan pemeriksaan dan penggeledahan kepada warga binaan. Baik itu pemeriksaan terhadap narkoba, HP, senjata tajam, dan benda terlarang lainnya," jelas Diah.

Masuknya barang-barang tersebut, diakui oleh Diah karena saat ini ada keterbatasan alat dan juga SDM di Riau. Saat itu jumlah tahanan di Riau overload dan kunjungan dari keluarga tidak bisa dibatasi. "Dengan keterbatasan alat seperti X Ray, metal detector, dan lainnya kita kesulitan memeriksa seluruh keluarga yang berkunjung. Jadi ada satu atau dua kali yang lolos," katanya.

"Jadi selama ini kita memeriksa manual. Mengandalkan tangan, penglihatan serta perasaan," tutup Diah.

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat