MENU TUTUP

Viral beredar video dua warga yang diduga berasal dari Kabupaten Kampar, Riau, mencegat mobil yang ditumpangi Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo

Senin, 16 Desember 2024 | 10:55:29 WIB
Viral beredar video dua warga yang diduga berasal dari Kabupaten Kampar, Riau, mencegat mobil yang ditumpangi Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo

Pekanbaru - Viral beredar video dua warga yang diduga berasal dari Kabupaten Kampar, Riau, mencegat mobil yang ditumpangi Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah, untuk menyampaikan permasalahannya pada Jumat (12/12).

Dalam akun resmi milik Jokowi, yang dipantau Senin (16/12) dijelaskan cerita di balik momen peristiwa tersebut

Pada video viral tersebut, terlihat dua pria sabar menunggu iring-iringan mobil Jokowi keluar dari gang rumahnya di Kota Solo, Jawa Tengah.

Setelah mobil Jokowi berjalan hendak keluar gang, kedua pria yang mengenakan batik dan kemeja putih itu bersimpuh sembari merapatkan kedua telapak tangan sebagai tanda sangat memohon agar diberikan kesempatan bertemu dan berdialog dengan Jokowi.

Melihat itu, mobil ditumpangi Jokowi sempat berhenti sejenak.

Salah satu ajudan Jokowi menurunkan kaca mobil sambil berbicara dengan pria itu. Pengawal Jokowi lainnya lalu turun dari mobil hitam di belakang mendekati pria itu dan terlihat melakukan dialog.

Di akun medsosnya, Jokowi menjelaskan momen itu terjadi sebelum salat Jumat.

"Dua hari lalu, sebelum waktu Salat Jum'at tiba, dua orang datang ke saya ingin menyampaikan sesuatu yang tampak penting," kata Jokowi dalam cuitannya.

"Saya menyampaikan kami melaksanakan ibadah Salat Jum'at terlebih dahulu, setelah itu dipersilahkan bertemu di kediaman," lanjutnya.

 

Jokowi tidak menjelaskan lebih lanjut keluhan yang disampaikan dalam cuitannya.

"Usai Salat Jum'at, kami bertemu, dan mendengarkan dengan saksama keluh kesah mereka. Ternyata 2 orang laki-laki itu berasal dari Riau.

Jokowi mengatakan akan selalu terbuka dalam mendengarkan keluhan warga yang datang kepadanya.

"Saya selalu terbuka untuk mendengarkan. Semoga saya bisa membantu," katanya.

Dalam kolom komentar di akun Jokowi, terlihat keterangan dari warganet bahwa dua pria itu berasal dari Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

Mereka ingin mengadukan perkembangan penyelesaian sengketa lahan seluas ribuan hektare yang diduga diserobot oleh perusahaan perkebunan di daerahnya.

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan