MENU TUTUP

DPR RI Minta Jangan Ada Penghentian dan Pemotongan Gaji Guru Honorer

Senin, 04 Mei 2020 | 11:22:14 WIB
DPR RI Minta Jangan Ada Penghentian dan Pemotongan Gaji Guru Honorer

GENTAONLINE.COM - Anggota DPR RI, Achmad meminta pemerintah daerah dan provinsi tidak melakukan penghentian maupun pemotongan gaji terhadap guru honorer. Langkah ini merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab pemerintah terhadap guru honorer dan kontrak ditengah pandemi Covid-19 ini.

Menurut Achmad, pemerintah harus memahami esensi mereka sebagai guru honorer dimana mereka berjuang setiap hari, mendidik dengan sepenuh hati dan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan, sementara apa yang mereka lakukan belum sebanding dengan yang ia terima. 

"Saya minta kepada pemerintah jangan ada penghentian guru honorer dan pemotongan gaji mereka, meskipun saat ini mereka tidak bisa mengajar di ruang kelas. Tapi mereka sudah banyak berjasa untuk anak-anak kita," kata Achmad kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (2/5/2020) 

"Tanpa mengenyampingkan guru ASN ya, kalau mereka sudah jelas ada anggarannya," tambahnya. 

Lebih lanjut, politisi Demokrat itu menyebut, guru honorer sangat berperan penting dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Bahkan pengabdian mereka melebihi juga tidak kalah besarnya dengan guru yg tekah berstatus ASN. "Kita lihat perjuangan mereka jangan sekarang saja, tapi sebelumnya juga harus dilihat," jelas mantan Bupati Rokan Hulu dua periode itu. 

Achmad juga meminta, agar pemerintah segera mengakomodir terutama guru dan tenaga kependidikan honorer non-kategori (GTKHNK) yang berusia di atas 35 tahun untuk dilakukan pengangkatan secara langsung tanpa harus mengikuti ujian umum. 

"Logikanya begini, mereka guru honorer 35 plus ini diadu ujian pakai komputer dengan anak milenial, tentu mereka kalah. Tapi secara pengalaman tentu mereka juaranya. Jadi, ya jangan disamakan. Cukup mereka melengkapi administrasinya saja seperti yang lain juga," ujar legislator daerah pemilihan Riau II itu. 

Apa lagi, kata Achmad, hari ini merupakan Hari Pendidikan Nasional, sudah selayaknya pemerintah memberikan apresiasi yang terbaik untuk profesi yang dijuluki pahlawan tanpa tanda jasa itu. 

"Hari ini kita memperingati Hari Pendidikan Nasional, kita berikan yang terbaik untuk mereka agar dunia pendidikan di Indonesia semakin maju dan berkembang," tuturnya.

Secara pribadi, Achmad mengungkapkan terima kasih kepada seluruh tenaga pendidik di Indonesia yang telah mendidik dan mencerdaskan generasi penerus bangsa ini. 

"Saya pribadi mengucapkan selamat hari pendidikan nasional. Penghargaan tertinggi serta terima kasih kepada tenaga kependidikan (guru-red) atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini," pungkas Achmad.(rpc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar