MENU TUTUP

Forum Anti Maksiat Demo, Tuntut Penutupan Chromatic Family Karaoke di Pekanbaru

Jumat, 10 Januari 2025 | 20:58:30 WIB
Forum Anti Maksiat Demo, Tuntut Penutupan Chromatic Family Karaoke di Pekanbaru

Pekanbaru - Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Anti Maksiat (FAM) melakukan aksi demonstrasi di depan Chromatic Family Karaoke, Jalan HR Soebrantas, Kota Pekanbaru, Jumat (10/01/2025). Mereka menuntut tempat hiburan malam tersebut segera ditutup, karena diduga menjadi lokasi maksiat dan penjualan minuman beralkohol.

Setelah melaksanakan salat Jumat berjamaah, massa yang berasal dari 10 kelurahan di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani mulai berkumpul di lokasi. Aksi yang diikuti berbagai kalangan, termasuk ibu-ibu dan anak-anak, berlangsung damai dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan Satpol PP.

Sekitar pukul 13.57 WIB, massa mulai memenuhi area depan Chromatic Family Karaoke. Dengan membentangkan spanduk bertuliskan "Menolak keras berdirinya tempat hiburan malam Chromatic Family Karaoke," mereka menyuarakan aspirasi secara tegas namun damai.

“Kami menolak tempat hiburan malam seperti ini. Warga menuntut agar Chromatic segera disegel dan dihentikan aktivitasnya karena bertentangan dengan nilai-nilai masyarakat di sini,” ujar Ketua Forum Anti Maksiat, Syariful, dalam orasinya.

Para demonstran juga meminta agar pihak berwenang segera mengambil langkah tegas untuk menutup operasional tempat hiburan tersebut.

Aksi yang berlangsung hingga sore ini menjadi bentuk nyata penolakan masyarakat terhadap keberadaan tempat hiburan malam yang dianggap tidak sesuai dengan norma dan nilai setempat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pengelola Chromatic Family Karaoke. (Lelek)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan