MENU TUTUP

Dipanggil AHY, Asri Auzar Pastikan Demokrat se-Riau Tak Ada yang Membelot

Senin, 08 Maret 2021 | 10:49:25 WIB
Dipanggil AHY, Asri Auzar Pastikan Demokrat se-Riau Tak Ada yang Membelot

GENTAONLINE.COM - Ketua DPD Demokrat Riau, Asri Auzar mengatakan bahwa pihaknya di DPD dan 12 kepengurusan DPC se - Riau tak ada satupun yang membelot dari Ketua Umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhoyono.

Hal ini diakui Asri Auzar saat dipanggil oleh DPP Demokrat, Ahad (7/3/2021) kemarin.

"Saya jelaskan ke Ketum, kami di Riau satu suara dan sepakat bersama Pak Ketua Umum AHY, kami rela berkorban untuk ketua umum kami. Kami siap jadi perisai mas AHY," kata Asri Auzar, Senin (8/3/2021) pagi.

Menurut Asri Auzar, yang berkumpul di DPP ini hanya ketua DPD Demokrat sedangkan ketua DPC tidak ikut dalam pertemuan bersama ketua umum tersebut.

"Kami pengurus DPD di provinsi saja, ketua DPC tidak ikut. Yang jelas kami tak akui KLB di Sibolangit, ketua Umum kami hanya mas AHY," cakap Asri Auzar lagi.

Sebagaimana diketahui, KLB Demokrat yang digelar oleh kubu Jhon Allen Marbun dan para pendiri Demokrat, menetapkan Kepala Staff Presiden, Moeldoko sebagai ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2026.(ckp)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat