MENU TUTUP

Anak SD di Muara Mahat Baru Putus Sekolah, Disdikpora Ambil Langkah Cepat

Kamis, 09 Oktober 2025 | 12:39:49 WIB
Anak SD di Muara Mahat Baru Putus Sekolah, Disdikpora Ambil Langkah Cepat Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Disdikpora Kampar, Ayu Yolanda

KAMPAR — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar turun tangan menangani kasus Oscar Novandra (ON), siswa SDN 022 Muara Mahat Baru yang dilaporkan putus sekolah sejak 2023.

Kunjungan lapangan dilakukan pada Selasa (8/10) pukul 16.14–17.10 WIB di rumah orang tua ON. Tim Disdikpora datang untuk mengonfirmasi informasi dan mencari solusi agar siswa tetap bisa melanjutkan pendidikan.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Disdikpora Kampar, Ayu Yolanda, menjelaskan bahwa ON sebelumnya siswa kelas 3 pada tahun 2023. Permasalahan bermula dari ucapan kasar ON kepada guru dan teman-temannya di sekolah.

Puncak masalah terjadi saat pelajaran olahraga, ketika ON berselisih dengan temannya hingga menyebabkan tangan temannya terkilir. Korban sempat dibawa ke pengobatan alternatif, lalu ke rumah sakit untuk pemeriksaan rontgen.

Atas kejadian itu dan adanya keluhan sejumlah wali murid, pihak sekolah menyarankan ON pindah ke SDN 023 Muara Mahat, yang siap menerima. Namun, ON menolak melanjutkan sekolah hingga saat ini.

Disdikpora kemudian menawarkan solusi agar ON mengikuti ujian Paket A sebagai jalur pendidikan kesetaraan. Setelah memperoleh ijazah Paket A, ON dapat melanjutkan ke jenjang SMP sebagaimana mestinya.

“Solusi ini kami ambil berdasarkan kemauan anak, kesepakatan orang tua, dan aturan sistem Dapodik,” ujar Ayu Yolanda.

Ia menegaskan, langkah tersebut sesuai dengan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, serta PP Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar.

“Tidak boleh ada anak usia sekolah di Kampar yang terputus pendidikannya. Pendidikan adalah hak dasar yang harus dijamin negara,” tegas Ayu.

Disdikpora berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga agar semua anak usia sekolah tetap belajar dan tidak berhenti di tengah jalan. (rls)
 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan