MENU TUTUP

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Inhu, Yulisman Tegaskan Penguatan Nilai Pancasila di Desa

Senin, 15 Desember 2025 | 16:31:00 WIB
Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Inhu, Yulisman Tegaskan Penguatan Nilai Pancasila di Desa

INDRAGIRI HULU – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar  menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Redang Seko, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Senin (15/12/2025) pagi.

Sosialisasi tersebut dihadiri langsung oleh anggota DPR RI Fraksi Golkar, Yulisman, yang juga merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan Riau. Acara dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan diikuti masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta perangkat desa setempat.

Dalam pemaparannya, Yulisman menegaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan merupakan agenda penting MPR RI untuk terus menanamkan dan memperkuat nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara di tengah masyarakat, khususnya di daerah pedesaan.

Menurut Yulisman, Pancasila harus menjadi pedoman utama dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bermasyarakat maupun bernegara. Ia menilai tantangan kebangsaan ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan pemahaman yang kuat terhadap ideologi bangsa agar persatuan dan kesatuan tetap terjaga.

Selain Pancasila, Yulisman juga mengajak masyarakat memahami makna UUD 1945 sebagai landasan konstitusional negara, serta pentingnya menjaga keutuhan NKRI di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.

Ia menekankan bahwa Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang harus diimplementasikan dalam sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan. Menurutnya, kerukunan sosial di tingkat desa merupakan fondasi penting bagi stabilitas nasional.

Kegiatan sosialisasi ini disambut antusias oleh masyarakat Desa Redang Seko. Warga berharap kegiatan serupa terus dilakukan agar pemahaman kebangsaan semakin kuat dan dapat diwariskan kepada generasi muda sebagai benteng menghadapi berbagai pengaruh negatif di masa depan. (adv)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan