MENU TUTUP

Orang Tua Murid Kecewa, Roti Diduga Kedaluwarsa Dibagikan dalam Program MBG di Pelalawan

Jumat, 13 Maret 2026 | 15:23:43 WIB
Orang Tua Murid Kecewa, Roti Diduga Kedaluwarsa Dibagikan dalam Program MBG di Pelalawan

Pekanbaru— Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk membantu pemenuhan gizi siswa menuai kritik dari orang tua murid di SDN 009 Kuala Terusan, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Sejumlah orang tua mengaku kecewa setelah menemukan roti yang dibagikan kepada siswa diduga sudah kedaluwarsa dan berjamur.

Temuan tersebut mencuat setelah beredar foto roti dalam kemasan plastik yang tampak ditumbuhi jamur berwarna kehijauan. Roti itu merupakan bagian dari paket makanan yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG.

Salah seorang orang tua siswa mengatakan makanan yang diberikan kepada anak-anak seharusnya benar-benar terjamin kualitas dan kebersihannya, mengingat program tersebut ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi siswa.

“Ini makanan untuk anak-anak sekolah. Kalau sudah berjamur seperti ini jelas tidak layak dimakan. Biasanya roti yang sudah berjamur itu sudah lama atau bahkan sudah melewati masa kedaluwarsa,” ujarnya.

Menurutnya, kejadian tersebut menimbulkan kekhawatiran karena makanan yang seharusnya menyehatkan justru berpotensi membahayakan kesehatan siswa jika kualitasnya tidak terjaga.

Orang tua siswa lainnya juga mempertanyakan proses pengecekan makanan sebelum dibagikan kepada anak-anak. Mereka menilai pihak penyedia makanan seharusnya melakukan kontrol kualitas secara ketat sebelum paket makanan didistribusikan ke sekolah.

“Kalau sampai roti berjamur bisa lolos dibagikan ke anak-anak, berarti pengawasannya sangat lemah. Ini harus menjadi perhatian serius,” kata dia.

Para orang tua mendesak pihak pengelola program MBG serta instansi terkait di daerah untuk segera melakukan evaluasi terhadap penyedia makanan tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Program MBG sendiri bertujuan meningkatkan asupan gizi siswa di sekolah. Namun orang tua berharap kualitas makanan yang diberikan benar-benar diperhatikan karena menyangkut kesehatan anak-anak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG maupun pihak sekolah terkait temuan roti diduga kedaluwarsa dalam paket MBG yang dibagikan kepada siswa SDN 009 Kuala Terusan tersebut. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

2

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

3

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

4

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

5

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

6

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

7

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

8

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak

9

Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho Menyerahkan Bantuan Motor Kepada Ayah Disabilitas Karena Motornya Dicuri Saat Parkiran