MENU TUTUP

PDC Perkuat Budaya Keselamatan Lewat Pelatihan Defensive Driving di Duri

Selasa, 28 April 2026 | 19:04:47 WIB
PDC Perkuat Budaya Keselamatan Lewat Pelatihan Defensive Driving di Duri

Gentaonline.com - Duri, 24 April 2026 — PT PDC terus mempertegas komitmennya dalam memperkuat budaya keselamatan kerja melalui penyelenggaraan Training Driving Safety (Defensive Driving) yang berlangsung pada 20–23 April 2026 di Yard Duri PDC. Kegiatan ini menghadirkan instruktur profesional dari Safety Defensive Consultant Indonesia dan diikuti oleh 54 pengemudi operasional Heavy Transport Equipment.

Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko kecelakaan kerja di area operasional, khususnya yang melibatkan kendaraan berat. Oleh karena itu, program ini difokuskan pada peningkatan kesadaran, kompetensi, serta pembentukan perilaku berkendara defensif guna meminimalkan potensi insiden di lapangan.

HSSE Manager PDC, Bagus Puji Widihartono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan.

“Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan mengemudi, tetapi juga membentuk pola pikir dan perilaku yang berorientasi pada keselamatan. Kami ingin setiap pengemudi memiliki kesadaran penuh bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi komprehensif yang mencakup manajemen risiko berkendara, teknik defensive driving, pemeriksaan kendaraan (pre-check inspection), hingga teknik pengereman yang aman. Selain itu, aspek penting seperti pengelolaan kelelahan (fatigue), pemahaman blind spot, serta kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat juga menjadi fokus utama pembelajaran.

Bagus menambahkan, perusahaan menargetkan adanya perubahan nyata pascapelatihan. “Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan disiplin, kewaspadaan, serta kemampuan pengemudi dalam mengidentifikasi dan menghindari potensi bahaya, sehingga angka kecelakaan maupun near-miss dapat ditekan secara signifikan,” tambahnya.

Instruktur Driving Safety dari PT SDCI, Sonny Susmana, menegaskan bahwa kecelakaan umumnya terjadi akibat kombinasi unsafe act (tindakan tidak aman) dan unsafe condition (kondisi tidak aman). Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sikap proaktif pengemudi dalam mengantisipasi berbagai risiko selama berkendara.

“Melalui pelatihan ini, kami tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengemudi, tetapi juga mendorong kemampuan mereka dalam mengurangi risiko kecelakaan berkendara, meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, serta membentuk perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami prinsip defensive driving, meningkatkan keterampilan berkendara secara aman, serta menunjukkan perubahan perilaku menjadi lebih disiplin dan waspada. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat menekan angka kecelakaan dan kerugian operasional perusahaan, sekaligus memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan PDC.( Rls )

*Narahubung :*
Ani Aryani
Corporate Secretary
Jl. Matraman Raya No.87, Jakarta Timur 13140

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan