MENU TUTUP

Peredaran Narkoba Masih Terjadi, Wapres: Supply dan Demand Masih Tinggi

Jumat, 26 Juni 2020 | 15:45:13 WIB
Peredaran Narkoba Masih Terjadi, Wapres: Supply dan Demand Masih Tinggi

GENTAONLINE.COM - Wakil presiden (Wapres) Ma'rud Amin mengatakan peredaran narkoba  di Indonesia masih cukup tinggi. Hal ini terjadi karena tingginya pasokan dan permintaan di masyarakat.

"Salah satu sebab terjadinya peredaran narkoba oleh karena masih tingginya supply dan demand," kata Wapres saat Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020 yang berlangsung secara virtual, Jumat (26/6/2020).

Wapres menekankan pentingnya langkah preventif untuk mengurangi permintaan narkoba. Di sisi lain penegakan hukum yang tegas juga akan menekan rantai pasokan. "Oleh sebab itu upaya preventif melalui strategi demand reduction. Dan upaya penegakan hukum sebagai strategi supply reduction, harus terus dilakukan secara konsisten," ujarnya.

Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah berkomitmen kuat dalam melanjutkan program pemberantasan narkotika. Salah satu upayanya adalah melalui Inpres No 2/2020 tentang program aksi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).

"Isinya memerintahkan agar seluruh Kabinet Indonesia Maju, Jaksa Agung, Kapolri, Panglima TNI, Kepala BIN, Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, para gubernur, bupati, dan wali kota untuk melakukan aksi nasional P4GN," katanya.

Tidak hanya itu, Wapres mengatakan bahwa kerja sama internasional juga perlu terus dijalin, mengingat narkotika adalah kejahatan lintas batas negara. "Narkotika merupakan kejahatan lintas batas negara dan kejahatan luar biasa. Oleh karena itu, penanganannya harus melibatkan semua unsur masyarakat. Kerja sama internasional sangat diperlukan guna memutus mata rantai peredaran narkotika," ujarnya

Apalagi di saat yang sama Indonesia sedang memasuki gerbang bonus demografi. Generasi milenial pada dekade mendatang akan muncul sebagai pengganti generasi saat ini. "Mereka harus sehat dan produktif. Harus hidup 100% dan hidup bahagia tanpa narkoba. Mari kita bersama-sama menyelamatkan generasi masa depan. Menyelamatkan anak cucu kita. Menyelamatkan bangsa Indonesia dari kejahatan narkoba," tuturnya.(snd)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat