MENU TUTUP

Sering Terbang ke Luar Kota, Rizal Karim: Saya Harus Banyak Belajar, ini Dunia Baru

Jumat, 09 Maret 2018 | 02:58:54 WIB
Sering Terbang ke Luar Kota, Rizal Karim: Saya Harus Banyak Belajar, ini Dunia Baru

GENTAONLINE.COM-Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Setwan DPRD Kota Pekanbaru M Rizal Karim SAg MA menjadi sorotan di lingkungan kerjanya. Baru menjabat awal Januari 2018 kemarin, tercatat dia sering sekali ikut Perjalanan Dinas.
 
Setidaknya, sudah 5 kali Rizal Karim dinas luar. Terakhir kemarin, diketahui dia juga ikut ke Batam melakukan perjalanan dinas dengan agenda Bimtek mulai 6-8 Maret 2018.
 
Terkait hal ini, Plt Sekretaris Dewan Drs Dasrizal Msi membenarkan Kabag Persidangan dinas luar mengikuti Bimtek ke Batam. Diterangkan Plt Sekwan, bahwa PPTK Eki tidak bisa berangkat maka digantikan Kabag Persidangan Rizal Karim.
 
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Jhon Romi Sinaga SE ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa keberangkatan Kabag Persidangan tidak diketahui pimpinan dan dirinya sebagai unsur pimpinan tidak ada diberi tahu. "Saya tidak tahu kalau Kabag Persidangan berangkat lagi, kalau mau terbang-terbang tanggalkan baju PNS itu, jadi anggota dewan saja" tegasnya.
 
Romi mengingatkan bahwa hari Senin depan anggota DPRD memasuki masa reses, tentu perlu persiapan- persiapan, dengan seringnya Kabag Persidangan keluar kota, dikhawatirkan membuat persiapan tersendat. "Senin ini 45 anggota DPRD memasuki masa reses tentu perlu persiapan dan ini tugas Kabag Kabag Persidangan," pungkasnya.
 
Terkait hal ini, Rizal Karim saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (8/3) menjelaskan bahwa dirinya memang sering berangkat dan itu merupakan persetujuan pimpinannya yakni Plt Sekwan Dasrizal. "Sepanjang pimpinan menganggap ini perlu maka pimpinan akan menerbitkan SPT (Surat Perintah Tugas). Asalkan tidak mengganggu tugas lainnya," kata Rizal.
 
Disinggung mengenai seringnya dia berangkat, Rizal tidak membantah hal tersebut. Dia menyebut seringnya dia berangkat perjalanan dinas dikarena sedang belajar. "Bagian Persidangan ini hampir seluruh alat kelengkapan ada di Persidangan, Baleg, Komisi, dan lainnya. Saya harus banyak belajar. Meskipun saya sudah lama PNS namun tetap perlu belajar, ini dunia baru bagi saya," terang Rizal.
 
Rizal menjelaskan, lembaga dia ditempatkan saat ini merupakan lembaga politik, jauh berbeda dengan dunia dia sebelumnya ketika bertugas di eksekutif Pemko Pekanbaru.
"Cara berbicara juga berbeda, saya harus belajar, melayani pimpinan Anggota DPRD sini. Apa yang dibuat mereka di sana, saya belajar cara melayani tamu. Mereka orang-orang anggota dewan terhormat, tak sama dengan kita di lembaga eksekutif. Masih banyak hal yang belum saya ketahui, bahkan sama anggota dewan saya juga tanya-tanya," paparnya.
 
Soal perjalanan dinas, lanjutnya, di DPRD ini diakui lebih ketat dibanding di Pemko Pekanbaru. "Sini lebih rapi dari tempat saya yang lama, kalau di sana bisa berangkat dulu. Kalau disini saat di tempat tujuan SPT diminta. Sistem yang dibentuk sangat kuat, paraf tidak satu," lanjutnya.
 
Terkait persiapan reses, terangnya, sampai saat ini sudah selesai semua dan tidak ada lagi kendala.
 
"Reses mulai tanggal 11-16 Maret 2018, dijadwalkan pada 19 Maret sudah paripurna. Jika ada perubahan harus ada rapim (Rapat Pimpinan)," pungkasnya.

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar