MENU TUTUP

Terkait Isu Pemecatan, Kordias Sebut Tunggu Saja Surat Dari DPP

Jumat, 13 April 2018 | 23:51:53 WIB
Terkait Isu Pemecatan, Kordias Sebut Tunggu Saja Surat Dari DPP

GENTAONLINE.COM-Mendengar berita tentang pencopotan dirinya sebagai ketua DPD PDIP Provinsi Riau, Kordias Pasaribu mengaku belum menerima pemberitahuan resmi dari pihak partai. Dirinya justru mengetahui kabar itu dari media massa atau wartawan.

"Saya belum mendapatkan atau melihat surat pembebasan tugas saya terkait hal itu, secara lisan juga tidak ada pemberitahuan. Justru saya mendengar atau melihat dari wartawan dan berita - berita di media massa," ungkapnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Jumat, (13/4).

Untuk itu, Kordias Pasaribu menyebutkan belum mau berkomentar lebih banyak sebelum mendapatkan informasi resmi dari PDIP. Menurutnya, akan lebih baik untuk menunggu putusan resmi DPP yang menurut kabar akan disampaikan dalam Rapat Kerja Dewan Khusus (Rakerdasus) pada Rabu, (18/4) mendatang di Hotel Pangeran Pekanbaru.

Kordias menyampaikan Rakerdasus itu merupakan usulan dari DPD kepada DPP yang nantinya akan membahas mekanisme perekrutan calon - calon legislatif yang sudah terjadwal. Rakerdasus itu sendiri seharusnya dilaksanakan Kamis (12/4) lalu.

"Saya kan belum pegang surat resminya, seharusnya kan memang ada, seperti di daerah Kuansing misalnya, ketika ada pembebasan tugas, ada surat keputusan (SK)-nya. Makanya kita menunggu saja untuk memastikan seperti apa kebenarannya, kalau sekarang saya tidak bisa berkomentar banyak," tuturnya.

"Nah, nanti akan ada Rakerdasus pada Rabu depan, itu memang permintaan DPD kepada pusat untuk membahas mekanisme perekrutan calon - calon legislatif yang sudah dijadwalkan, tapi ditunda. Nanti disana akan disampaikan seperti apa terkait hal ini," terangnya. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan