MENU TUTUP

Sambut HUT Kota Pekanbaru, Dewan Ajak Masyarakat Gunakan Tanjak

Kamis, 24 Mei 2018 | 03:27:39 WIB
Sambut HUT Kota Pekanbaru, Dewan Ajak Masyarakat Gunakan Tanjak

GENTAONLINE.COM-Anggota DPRD kota Pekanbaru sekaligus Ketua Laskar Melayu Pekanbaru, H Fatullah mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Pekanbaru mengangkat budaya Melayu di dalam peringatan hari jadi Pekanbaru ke-234.

Dimana, Pemerintah Kota Pekanbaru mengangkat tema Pekanbaru bertanjak, maka setiap ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru diminta menggunakan tanjak selama sebulan penuh terhitung sejak penggunaan tanjak dilauncing pada 16 Mei hingga 25 Juni mendatang.

Namun menurut Fatullah, untuk lebih memeriahkan hari jadi Pekanbaru ini, tidak hanya ASN yang menggunakan tanjak, tetapi semua lapisan masyarakat yang ada di Pekanbaru, termasuk kalangan bisnis seperti hotel, restoran, pihak bandara, mal dan juga seluruh anggota legislatif. 
"Tidak hanya ASN, tetapi semua pihak harus ikut memeriahkan hari jadi Kota Pekanbaru ini dengan memakai tanjak, karena tanjak ini salah satu simbol kebudayaan Melayu yang perlu dilestarikan dan dikenalkan kepada generasi muda, kalau bukan kita yang melesetarikan siapa lagi," ungkap Fatullah, Rabu (23/5).

Menurut Fatullah lagi, pemakaian tanjak Melayu sebenarnya bukanlah sesuatu yang baru baginya. Bahkan saat ini, sejumlah pejabat pemerintah daerah seperti Kabupaten Siak, Dumai dan Kampar juga mulai menggunakan tanjak dalam setiap kegiatan, tidak terkecuali bagi Pemko Pekanbaru.
"Saya menggunakan tanjak sudah hampir setahun lamanya, dalam setiap kegiatan termasuk dinas luar kota sekalipun. Tanjak ini kan identitas kita sebagai masyarakat Melayu, jadi saya merasa bangga dan percaya diri untuk memakainya. Jika ASN saja diwajibkan memakai tanjak, mengapa kalangan wakil rakyat dan masyarakat tidak, kami kan juga boleh berpartisipasi. Masyarakat dari suku lain, agama lain atau bahkan ras lain, juga boleh memakai tanjak. Semakin ramai yang memakai tanjak, semakin jelas identitas kita," terangnya.

Fatullah menambahkan, dengan adanya program Pekanbaru Bertanjak tersebut semoga makin banyak masyarakat yang memakai tanjak. Selain itu, peluang usaha bagi masyarakat juga akan terbuka lebar karena banyaknya permintaan tanjak di pasaran. (Genta/dr)
 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan