MENU TUTUP

Semburan Gas di Ponpes Al-Ihsan Pekanbaru

Rabu, 10 Februari 2021 | 09:14:11 WIB
Semburan Gas di Ponpes Al-Ihsan Pekanbaru ilustrasi

GENTAONLINE.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru memantau perkembangan semburan gas lumpur di Pondok Pesantren Al-Ihsan, Kecamatan Tenayan Raya, hingga hari ke tujuh ini.

Kepala Bidang Kedaruratan dan LogistiK BPBD Pekanbaru Bambang Rifai menyebut, informasi terakhir, ketinggian semburan gas 3,5 meter. Kondisi itu berdasarkan data pukul 06.00 Wib.

"Tinggi semburan 3,5 meter dari tanah awal. Frekuensi semburan 35 kali per menit," kata Rifai, Rabu (10/2/2021).

Ia juga mengungkap, ada suara gemuruh 75,8 desibel (dB). Kemudian, material yang disemburkan berupa lumpur dan air. Ia juga menyebut, Lower Explosive Limit (LEL) 0 persen. Hidrogen Sulfida (H2S) sebesar 0 ppm. Suhu ambient (suhu di sekitar lokasi semburan gas) 27 derajat Celcius.

Rifai juga menyebut, ada penambahan ketinggian semburan bila dibandingkan pukul 04.00 Wib. "Frekuensi semburan 41 kali per menit. Jadi, frekuensi dan ketinggian semburan masih fluktuatif," jelasnya.(ckp)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar