MENU TUTUP

Puting Beliung Libas Puluhan Rumah dan Sekolah di Tapung

Selasa, 07 Agustus 2018 | 18:12:16 WIB
Puting Beliung Libas Puluhan Rumah dan Sekolah di Tapung

GENTAONLINE.COM-Bencana alam angin puting beliung menghancurkan puluhan rumah warga di Desa Trimanunggal, Kecamatan Tapung, Kampar, Riau.

 
Selain menghancurkan puluhan rumah warga, angin punting beliung ini juga merusak bangunan sekolah SLTP Negeri 5 Tapung tepatnya di Desa Mukti Sari.

Kepala Desa Trimanunggal Sukadi membenarkan kejadian bencana alam ini, ia menyebutkan kejadian ini terjadi Senin malam tadi.
"Iya, telah terjadi bencana alam angin puting beliung di desa kami. Puluhan rumah warga akibatkan rusak parah atas musibah ini," jelasnya Selasa (7/8).

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Tapung, Yanto menyampaikan musibah tersebut juga menyebabkan kerusakan pada lima ruangan belajar (lokal) dari 10 lokal yang ada di sekolahnya. Selain itu juga merusak satu aula dan rumah penjaga sekolah.
"Atap bangunan banyak yang berterbangan dan plafon juga berjatuhan serta kerusakan lainnya. Alhamdulillah korban jiwa tidak ada dari musibah ini," ungkapnya.

Dilanjutkan Yanto, untuk Kegiatan proses belajar mengajar (KBM), sementara diliburkan. Karena mengingat keselamatan siswa. "Sekolah pada hari ini kita liburkan, karena lokalnya masih berantakan,  namun Anak-nak tetap datang kesekolah sampai menunggu instruksi dari Disdikpora Kabupaten Kampar.

Untuk kerugiaan dikatakan Yanto masih belum ditaksir jumlahnya karena kita masih dalam pendataan kerugian atas musibah tersebut.

Ia menambahkan dengan berharap kepada Pemkab Kampar khususnya Disdikpora Kampar bisa segera memberikan bantuan untuk perbaikan bangunan yang rusak. Dan berharap bisa mencari solusi agar siswa kami yang 165 orang ini bisa belajar sebagaimana biasanya.

Sementara itu Kepla Disdikpora Kabupaten Kampar Santoso melalui Kabid Dikdas Nandang  menyampaikan, bahwa dinas telah menerima laporan dari Sekolah SMP Negeri 5 Tapung mengenai musibah tersebut.  "Pada hari ini kami akan langsung meninjau ke lokasi sekolah tersebut," jelasnya.

Sementara itu Kepala BPBD menyebutkan saat ini telah mendapatkan laporan atas kejadian musibah tersebut. "Saat ini kami dari Tim BPBD Kampar bersama Wakil Bupati Kampar dan Disdikpora sedang dalam perjalan menuju lokasi," singkatnya. (grc) 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat